
PSSLEMAN.ID, SLEMAN – Menjalani jeda kompetisi selama satu bulan benar-benar dimanfaatkan tim pelatih PSS Sleman guna meningkatkan kembali performa para pemainnya baik dari aspek taktikal maupun kebugaran fisik. Sejak awal sesi, para pemain menunjukkan semangat dan energi positif. Intensitas latihan berjalan dengan baik, mulai dari penguatan fisik, pengasahan teknik dasar, hingga penerapan skema permainan yang menjadi fokus evaluasi tim pelatih.
Pelatih Kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis menyatakan bahwa jeda panjang kompetisi dijadikan ajang mini pre-season dengan bagi para pemainnya.
“Seperti yang sudah saya sampaikan, jeda kompetisi kali ini cukup panjang. Saya menganggapnya sebagai mini pre-season, artinya materi latihan sama seperti waktu pre-season serta intensitas latihannya pun tinggi,” ucapnya setelah latihan sore pada hari Jumat (19/12/2025) sore di Lapangan Pakembinangun, Sleman.
Jeda kompetisi ini dijadikan momentum penting untuk meningkatkan kualitas permainan sekaligus memperkuat kebersamaan di dalam tim.
“Pastinya tim pelatih memanfaatkan waktu ini untuk memperbaiki detail-detail kecil yang masih menjadi catatan di pertandingan sebelumnya. Selain itu, komunikasi antar pemain juga terus diasah agar koordinasi di lapangan semakin solid saat kompetisi kembali bergulir,” lanjut Ansyari Lubis.
Pelatih kelahiran Tebing Tinggi, Sumatra Utara menyatakan bahwa atmosfer latihan berlangsung dinamis dan berjalan kompetitif, para pemain menunjukan usaha terbaiknya. Bagi Ansyari Lubis, hal ini mencerminkan tekad kuat seluruh penggawa PSS untuk memberikan kontribusi maksimal bagi tim.
“Artinya dengan antusiasme dan komitmen yang ditunjukkan para pemain selama masa jeda ini, kita optimistis dapat tampil lebih baik pada laga-laga selanjutnya. Kerja keras di sesi latihan diharapkan mampu membawa PSS kembali ke jalur positif dan meraih hasil maksimal saat kompetisi resmi kembali bergulir,” pungkas Ansyari Lubis.
(pssleman.id)
