Official Site PSS Sleman

PSSLEMAN.ID, SLEMAN – PSS Sleman Development Center kembali melakukan seleksi terbuka seabgai proses awal pembentukan tim PSS Sleman U13 untuk mengikuti Turnamen Piala Soeratin 2026/2027. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari yang dimulai pada hari Sabtu (13/12/2025) sampai dengan Minggu (14/12/2025) di Lapangan Macanan, Prambanan Sleman.

Dua hari pelaksanaan seleksi, persaingan antar peserta semakin meningkat di hari keduanya. Peningkatan ini terjadi menurut Tim Analis PSS Sleman Development Center, Marlinaldi Rahman adanya tahap adaptasi yang sudah dilewati di hari pertama.

“Di hari pertama, pemain masih dalam tahap adaptasi karena transisi dari lapangan kecil ke besar dan tempo permainan sangat lambat. Sedangkan di hari kedua, intensitas dan persaingan jauh meningkat karena pemain sudah mulai memahami ritme seleksi (di lapangan besar) dan berusaha menunjukkan kemampuan dan keteramilan terbaiknya. Hal ini tentu memudahkan tim pelatih dalam melakukan penilaian,” urai Marlinaldi Rahman, Tim Analis PSS Sleman Development Center pada hari Senin (15/12/2025) siang di Lapangan Macanan.

Lebih lanjut, Marlin mengungkapkan bahwa secara garis besar tidak ada perbedaan yang berarti saat berlangsungnya proses seleksi pemain dengan musim lalu. Menurutnya, secara konsep, seleksi tidak jauh berbeda.

“Tahun ini kami lebih detail dalam menilai pemain. Dengan konsep yang kami terapkan pada saat ini, yakni multiple eyes and times. Kemudian untuk kualitas peserta juga cukup meningkat, sehingga persaingan menjadi lebih ketat,” lanjutnya.

Berbeda dari musim lalu, seleksi pemain PSS U13 untuk Piala Soeratin 2026/2027 dilaksanakan lebih awal sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas persiapan tim. Bagi Marlin, hal ini dilakukan lebih awal agar memiliki waktu persiapan yang lebih panjang sebelum kompetisi dimulai.

“Dengan begitu, pemain yang terpilih bisa langsung masuk ke program latihan yang terstruktur, terencana, sistematis, baik dari physical development individual, technical skills individual, tactical understanding individual and psychological,” ungkap Marlinaldi Rahman.

Selain itu pelaksanaan seleksi yang dilakukan lebih awal dibandingkan musim sebelumnya bertujuan memberikan waktu yang cukup bagi tim pelatih untuk pembentukan tim, pembinaan, dan pematangan konsep bermain.

“Selain itu, kami ingin proses pembentukan tim berjalan lebih matang dibandingkan musim sebelumnya. Faktor lain juga supaya kita lebih luas dalam hal waktu dan mata –multiple eyes and times-. Hal ini yang kita terapkan dalam melakukan scouting pemain di PSS Sleman Development Center untuk melihat performa dan talenta yang ada di DIY, khususnya di lingkup Kabupaten Sleman,” ujarnya.

“Kami juga sangat menekankan faktor individu, karena dalam pembinaan usia muda PSS Sleman tujuan kami adalah membentuk dan menciptakan pemain sejak dasar,” imbuh Marlinaldi Rahman.

(pssleman.id)