SLEMAN, PSS-SLEMAN.CO.ID – Laga yang bertajuk Cinta dan Dedikasi yang mempertemukan antara PSS Sleman vs Bali United Pusam memang bukan laga kompetitif namun hal ini tidak mempengaruhi kedua tim untuk menggelar laga yang menarik dan enak untuk dilihat.

Persiapan kedua tim ini dengan menampilkan skuat terbaiknya menjadi indikasi bahwa pertandingan ini akan menjadi laga yang seru dimana anak-anak muda asuhan Indra Sjafrie siap berjibaku dengan para legiun senior asuhan Herry Kiswanto.

Laga ini diprediksi akan terjadi jual beli serangan antar kedua tim, duel Guy Junior dan Bayu Gatra di lini depan menjadi perhatian menarik lini belakang kedua tim tersebut. Keduanya penampilkan performa ciamik di Turnamen Piala Jenderal Sudirman dan diprediksi laga ini menarik dengan serangan yang cepat.

PSS Sleman sebagai tuan rumah dalam laga ini menurunkan winning formation pada musim 2013/2014. Dicky Prayoga, Waluyo, Herman Batak, Adelmund merupakan pondasi PSS Sleman untuk menghadapi serangan anak asuh Indra Sjafrie yang memiliki semangat pantang menyerah dalam setiap pertandingan.

PSS Sleman diisi dengan pemain mayoritas senior tentu saja harus bermain efektif mengingat kondisi fisik punggawa Super Elang Jawa mengalami kedodoran ketika berlaga ujicoba dengan Porda Sleman. Hal ini pun diakui oleh asisten pelatih Edi Broto ketika diwawancarai oleh official pss-sleman.co.id di akhir laga tersebut.

Pria berkumis ini mengharapkan para pemainnya untuk pandai mengatur termpo permainan dan bermain efektif agar faktor kebugaran fisik tidak menjadi bulan-bulanan Bayu Gatra cs pada laga 20 Desember 2015. (mf/pss-sleman.co.id)

September 30, 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *