SLEMAN, PSS-SLEMAN.CO.IDBertandang ke Stadion Wilis kota Madiun, Sabtu (04/06/2016) sore, Waluyo cs berbekal hasil positif baik dari rekor pertemuan dan menuai kemenangan pada laga sebelumnya. Catatan rekor tersebut tenyata tidak mampu menjadi motivasi kuat skuat PSS Sleman untuk mempertahankan puncak capolista. Pada laga ini tim besutan Seto cs hanya mampu meraih hasil seri yang menyebabkan digeser oleh Martapura FC di peringkat pertama.

Menghadapi tuan rumah Madiun Putra FC, Seto masih tetap dengan formasi 4-2-3-1, Dirga Lasut tandem dengan Oya Winaldo, Candra Luckmana mengisi posisi Busari dan Rama Yoga diisi oleh Deni Rumba. Laga kelima yang dilakoni PSS Sleman tersebut mengalami krisis pemain belakang dan Busari dalam performa yang tidak bagus dan baru dimainkan pada babak kedua. Krisis pemain belakang dan performa Busari tidak pada top level mampu ditutupi dengan performa gemilang Oya Winaldo, pemain asal Samarinda ini mampu menjaga stabilitas lini tengah baik dalam posisi bertahan maupun menyerang.

Jalannya seluruh pertandingan secara ball posession PSS Sleman lebih unggul dibandingkan dengan tuan rumah namun sering gagal pada tahap finishing sehingga banyak kesempatan emas terbuang sia-sia. Tercatat empat peluang emas tidak mampu dikonversikan menjadi sebuah gol dan pertandingan berakhir seri 0-0, dan puncak capolista direbut oleh Martapura FC. (mf/pss-sleman.co.id)

September 30, 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *