BLITAR, PSS-SLEMAN.CO.ID – Laga perdana tim Super Elang dituntaskan dengan meraih kemenangan 2-1 atas tim tuan rumah PSBI Blitar, Minggu (01/05/2016) sore di Stadion Gelora Penataran. Kunci kemenangan Tri Handoko cs dalam laga perdana tersebut berkat ketenangan serta konsentrasi dalam permainan. Tim besutan Seto cs mampu meredam emosi sehingga tidak terpancing permainan keras tim tuan rumah.

Menit awal babak pertama dimulai, bek kiri Tulus Septianto harus ditarik keluar akibat cidera engkel yang diderita akibat sliding keras dari pemain PSBI Blitar pada menit ke-2’. Tim tuan rumah pun banyak melakukan pelanggaran keras setelah tertinggal satu gol Risky Novriansyah. Beberapa insiden pun terjadi, Oya Winaldo pun merasakan beberapa kali tackle dari pemain tim tuan rumah. Alhasil pemain bernomor punggung 2 ini harus ditarik keluar digantikan oleh Candra Lukmana.

Memasuki babak kedua, beberpa insiden keras terjadi, para punggawa Super Elja sempat terpancing emosi ketika menit ke-55’ Risky Novriansyah dilanggar oleh pemain belakang dan wasit tetap melanjutkan permainan. Dirga Lasut pun langsung melakukan tackling keras terhadap pemain tengah PSBI Blitar, insiden tersebut membuat tim tuan rumah melakukan protes keras terhadap wasit.

Ketenangan dan konsentrasi dalam bermain menjadi kunci kemenangan PSS Sleman, pelanggaran keras yang ditujukan kepada para pemainnya berhasil diredam oleh Waluyo cs, walau ada sedikit riak emosi yang dilakukan terhadap pemain tim tuan rumah. Serangan balik dari sektor sayap, ketenangan sektor tengah mendelay permainan serta kedisiplinan sektor belakang adalah buah dari leadership Busari dalam meredam emosi koleganya di lapangan. Beberapa kali keputusan kontroversial sang pengadil dan provokasi tim lawan berhasil diredam oleh Busari untuk mengajak teman-temannya fokus pertandingan.

Faktor Sleman Fans menjadi nilai lebih bagi PSS Sleman dalam meredam tensi tinggi laga tersebut, beberepa kali keputusan kontroversial wasit disambut dengan ‘tepuk tangan’ Sleman Fans. Bahkan acting sempurna pemain depan tim tuan rumah pada menit ke-50’ di area pertahanan PSS Sleman di balas dengan ciutan keras sebagai bentuk protes kepada sang pengadil.

Akhir kata, kemenangan tandang 2-1 menjadi bekal berharga PSS Sleman mengarungi perjalanan panjang ISC B 2016. Faktor teknis, fisik, konsentrasi dan kedewasaan emosional harus tetaplah dijaga menapaki perjalanan panjang nan keras dan terjal. (mf/pss-sleman.co.id)

September 30, 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *