GIANYAR, PSS-SLEMAN.CO.ID – Laga penutup bagi kedua tim di turnamen Bali Island Cup 2016 diprediksi akan berlangsung seru dan keras karena kedua tim tidak ingin menjadi posisi juru kunci. Pada laga ini PSS Sleman di pastikan bermain ngotot dengan deteminasi tinggi agar tidak pulang dengan tangan hampa.

Pertemuan kedua tim ini adalah untuk kedua kalinya, pada pertemuan pertama tim besutan Indra Sjafrie takluk dengan skor 3-0, namun hal tersebut tidak bisa dijadikan patokan Waluyo cs untuk bersikap jumawa, pasalnya Bali United mampu menahan imbang Persib Bandung di laga kedua.

Kemenangan melawan Bali United pada pertemuan pertama, Minggu (20/12/2015) di Stadion Maguwoharjo menjadi modal awal Anang Hadi cs menatap laga ini dengan percaya diri. Selain itu sektor depan dan tengah PSS Sleman dalam dua laga sebelumnya masih mampu memperlihatkan perkembangan positif.

Juru gedor Super Elang Jawa dalam laga melawan Arema Cronus mampu bermain secara efektif, Emile Mbamba sebagai ujung tombak mampu memanfaatkan pergerakan pemain tengah dengan lebih banyak memberikan pantulan bola ke lini kedua. Gol Busari merupakan kecerdikan pemain berpostur 185 cm dengan memberikan bola matang kepadanya.

Sektor tengah PSS Sleman memiliki surplus gelandang tengah yang bisa dilakukan rotasi pemain pada laga ini. Chandra Lukmana telah membuktikan penampilan perdananya melawan Arema Cronus bermain dengan kepercayaan diri tinggi dan mampu mencetak gol.  Pemain bernomor punggung 77 bisa menjadi alternatif tim pelatih ketika salah satu gelandang tengah tidak bisa tampil.

Laga ini menjadi kerja keras sektor pertahanan PSS Sleman, kedisiplinan  menjaga area pertahanan menjadi fokus Adelmund dkk. Pertahanan PSS Sleman menjadi sorotan pada dua pertandingan sebelumnya tentu saja memiliki motivasi lebih untuk mengamankan gawang Ali Barkah agar tidak menjadi bulan-bulanan para penyerang Bali United. (mf/pss-sleman.co.id)

 

September 30, 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *