SLEMAN, PSS-SLEMAN.CO.ID – Ketidakpastian jadwal kompetisi atau liga masih menjadi kebiasaan buruk yang terjadi di persepakbolaan Indonesia. Dengan dibekukannya PSSI sejak tahun 2015 tetap saja belum ada perubahan yang signifikan bagi persepakbolaan nasional. Penentuan jadwal yang indisipliner banyak membuat klub yang terlibat dalam liga menjadi asal-asalan sehingga kualitasnya pun tidak bisa dipertanggungjawabkan. Hal ini pun berimbas pada klub-klub yang sudah melakukan persiapan secara matang sehingga membuat biaya operasionalnya menjadi membengkak. 

Merespon situasi negatif yang sudah sering terjadi, Brigata Curva Sud salah satu kelompok suporter PSS Sleman, pada laga PSS Sleman vs Persela Lamongan, Sabtu (16/04/2016) malam di Stadion Maguwoharjo, merespon dengan sebuah sindiran kreatif dengan membuat koreografi dengan membentuk tulisan. Dengan menggunakan media kertas berukuran A4 warna putih dan hijau sindiran tersebut mampu dikomunikasikan secara efektif di seluruh tribun Stadion Maguwoharjo. (mf/pss-sleman.co.id)

September 30, 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *