SLEMAN, PSS-SLEMAN.CO.ID – Menutup laga kandang di babak penyisihan Grup 5 ISC-B 2016 PSS Sleman gagal menyempurnakan rekor sapu bersih kemenangan setelah di tahan imbang untuk kedua kalinya oleh Madiun Putra FC, Sabtu (27/08/2016) sore di Stadion Maguwoharjo Depok Sleman.

Hasil imbang tersebut diakui oleh coach Seto bahwa permainan tim besutannya tidak maksimal. "Lima belas menit awal kita belum menemukan cara bermain namun setelah itu para pemain sudah bisa menjalankan apa yang saya inginkan. Aliran bola lancar antar lini dan namun sayang beberapa peluang emas gagal dikonversikan menjadi gol," ungkap Seto.

Raihan hasil imbang dengan Madiun Putra FC diakui Seto memang tidak maksimal dan Ia tetap menghargai perjuangan para pemainnya di lapangan. Ayah dari dua putri ini juga mengakui secara emosional para pemainnya juga terpengaruh dengan meninggalnya Pak Suparjiono salah satu jajaran direksi PT Putra Sleman Sembada.

Secara pribadi coach Seto merasakan kehilangan dengan berpulangnya Pak Pardji. "Saya tidak mengira beliau berpulang begitu cepat namun semangat dan keinginan membawa PSS berprestasi akan kami tanamkan kepada setiap pemain untuk mewujudkannya," papar Seto saat konperensi pers.

Dengan hasil seri tersebut  Busari dkk masih memuncaki puncak klasemen Grup 5 ISC-B 2016 dengan poin 23 mensisakan satu laga bertandang di Stadion Demang Lehman kontra Martapura FC. (mf/pss-sleman.co.id)

September 30, 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *