SLEMAN, PSS-SLEMAN.CO.ID – Kabar duka meyelimuti publik Sepakbola Sleman menjelang partai kandang melawan Madiun Putra, Sabtu (27/08/16). Keluarga besar PSS Sleman kehilangan Bapak Suparjiono yang telah berpulang pada Rabu siang (24/08/16). Paman Parji, begitu beliau sering disapa merupakan salah satu direksi PT Putra Sleman Sembada. Walapun menjabat sebagai direksi, Paman Parji tidak jarang turun langsung memantau skuat PSS saat latihan maupun saat bertanding.

Sosoknya yang baik dan ramah kepada siapapun membuat banyak orang merasa kehilangan. Beberapa pemain PSS banyak yang mengungkapkan duka cita medalam. Winger PSS Sleman, Dicky Prayoga seperti ditulis di akun twitternya, sosok Paman Parji adalah panutannya selama membela PSS Sleman.

“Innalillahi…selamat jalan bapak Suparjiono. Bapak segala panutan. Semoga Khusnul Khotimah, Aamiin” tulis Dicky Prayoga.

Bagi para pemain, Paman Parji adalah sosok ayah yang sering memberi memotivasi saat akan bertanding. Tidak jarang Paman datang menemani saat jam makan siang sebelum bertanding. Suntikan-suntikan motivasi ini yang membuat PSS Sleman selalu bermain garang di lapangan.

Sedikit bercerita ke belakang, Paman Parji adalah sosok yang sangat mendukung adanya media ofisial dan website www.pss-sleman.co.id. Beliau sangat mendukung hal-hal positif yang menunjang PSS Sleman. Kepada kami tim media ofisial PSS Sleman, beliau sempat bercerita ingin melihat PSS Sleman berada di kasta tertinggi Liga Indonesia.

“Penonton’e rame koyo ngene, sesuk nek main ning ISL trus piye yo?” ungkap almarhum sambil tertawa saat itu. Namun belum sampai cita-cita tersebut tercapai, Tuhan sudah mempunyai rencana lain.

Selamat jalan Paman, mari bersama-sama wujudkan mimpi kita semua. Membawa Super Elja terbang tinggi! (arl/pss-sleman.co.id)

September 30, 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *