PSS-SLEMAN.CO.ID, SLEMAN – Di atas kertas duel ini tentulah mudah buat Persipura Jayapura. Tim berjuluk Mutiara Hitam unggul sejarah, performa terkini, hingga kualitas pemain. Motivasi mereka juga tengah menggebu ingin menyandingkan trofi piala Presiden dengan ISC-A 2016. Namun idiom bola itu bundar seringkali membalikan prediksi di atas kertas, hal ini pun patut menjad modal kepercayaan diri PSS Sleman di laga pembukanya kontra Boaz Solosa dkk.

Hal senada juga disampaikan oleh asisten Persipura Jayapura, Mettu Dwamurry menyatakan dia masih buta dengan kekuatan PSS Sleman dan dia menginstruksikan para pemainnya untuk tidak memandang sebelah mata tim yang berjulul Super Elang Jawa. “PSS Sleman diundang menjadi peserta Piala Presiden berarti PSS juga memiliki kualitas dan prestasi.” terang Mettu di sesi konferensi pers siang tadi.

Bentrok ini juga menjadi momen pertama bagi coach Fredy Mulli setelah resmi menjadi juru taktik PSS Sleman. Pelatih yang berdomisili di Sidoarjo melewati laga pertama bersama Super Elang Jawa langsung berhadapan dengan salah satu klub kekuatan besar sepak bola Indonesia. Ia pun menyatakan timnya siap memberikan laga yang menarik kontra Persipura Jayapura. “Persipura adalah tim bagus dengan pemain-pemain bertalenta, saya tetap menginstruksikan pemain untuk bermain lepas, percaya diri dan tidak melakukan negative football pada laga tersebut,” ungkap Om Fredy sapaan akrabnya.

Pria yang pernah membawa Persebaya Juara Divisi 1 2007, menyatakan dirinya siap menurunkan amunisi mudanya untuk meladeni Persipura Jayapura, Ia menyaktan bahwa kejelian tim pelatih menurunkan pemain muda menjadi kunci kestabilan permainan di lapangan.  Ia juga menyampaikan Piala Presiden 2017 menjadi ajang evaluasi dan monitoring kesiapan PSS Sleman mengarungi kompetisi Liga 2 musim 2017. “Kami tetap bermain optimal dan memfokuskan tim untuk kompetisi mendatang. Keikutsertaan kami di turnamen menjadi kesempatan pemain muda untuk mengasah kepercayaan diri serta mental bertanding ketika berhadapan dengan tim-tim besar.”

Coach Fredy juga memberikan sekilas ilustrasi timnya menghadapi Boaz Solosa dkk. Ia mengungkapkan akan bermain dengan fleksibiltas dengan skema 4-3-3 atau 4-4-2 tergantung kebutuhan tim di lapangan. Potensi mengeksplorasi kecepatan para pemain sayapnya juga menjadi salah satu opsinya untuk memberikan perlawanan terbaik kontra Persipura Jayapura. (mf/pss-sleman.co.id)

 

September 30, 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *