Official Site PSS Sleman

PSSLEMAN.ID, SIDOARJO – Persaingan yang semakin ketat dengan intensitas tinggi memang tidak bisa dihindarkan oleh PSS Sleman saat Pegadaian Championship 2025/2026 bergulir memasuki putaran kedua. Memasuki pekan keduabelas ini pasukan besutan Ansyari Lubis kembali bermain menghadapi Deltras FC yang siap menjamu di Stadion Gelora Deltra Sidoarjo pada hari Sabtu (22/11/2025) malam mendatang.

Beban berat pun dipastikan hadir saat skuar Super Elja menjalani partai ini. Meskipun saat ini berada di puncak klasemen, dua tim pesaing terdekat hanya berjarak satu poin dan tiga poin dengan jumlah pertandingan yang sama. Situasi ini sangat dipahami tim pelatih meskipun bermain tandang, PSS menargetkan kemenangan pada pekan ke-12 Championship 2025/2026.

“Pastinya kami harus siap bermain habis-habisan meraih kemenangan.  Artinya, pertandingan ini sangat menentukan posisi PSS agar tetap aman di puncak klasemen,” tegas Ansyari Lubis menjawab pertanyaan usai makan malam pada hari Kamis (20/11/2025).

Meraih kemenangan menjadi hal yang tidak bisa ditawar lagi bagi kubu PSS. Pasalnya mengambil poin tiga dari tuan rumah menjadi hal penting menjaga persaingan ketat tetap berada di posisi puncak papan klasemen.

“Mengenai hal ini, para pemain menyatakan siap berkomitmen menampilkan performa terbaik dan berharap hasil akhir pertandingan menjadi milik PSS,” tegas pelatih yang akrab disapa Uwak.

Kepastian Dominikus Dion, Riko Simanjuntak dan Frédéric Injaï bisa bermain menghadapi Deltras FC menjadi modal positif bagi Ansyari Lubis sebelum bertolak ke Sidoarjo. Kehadiran ketiganya tersebut menurut Uwak sapaan akrabnya menambah kedalam skuad pada pertandingan itu.

“Mereka sudah bisa dimainkan untuk pertandingan besok, artinya, kedalaman skuad tim terjaga. Patut ditunggu kolaborasi ketiganya dengan Irvan Mofu. Harapannya mereka bisa bekerja sama dan menghasilkan gol pembawa kemenangan,” terang Ansyari Lubis.

Selain meminta pemain untuk tampil all out, Ansyar Lubis juga meminta mereka tetap waspada dan menghindari sikap jumawa. Menurutnya dua hal tersebut menjadi formula timnya meredam kebangkitan serta semangat membalas kekalahan di putaran pertama saat tandang ke Stadion Maguwoharjo.

“Tetap rendah hati, fokus, dan kerja keras menghadapi permainan ngotot tuan rumah. Aspek teknis mereka didukung pemain serta pelatih yang bagus. Jadi kami harus ekstra kerja keras melakukan kontra strategi permainan mereka. Tentu saja, semangat dan motivasi pemain harus lebih tinggi dan lebih baik dari pertandingan sebelumnya,” tandasnya.

(pssleman.id)