PSS-SLEMAN.CO.ID, JEPARA – Satu hari setelah tiba di Jepara, coach Seto langsung menggeber latihan para punggawanya untuk menjaga mental bertanding dan kondisi kebugaran fisik, Kamis (08/12/2016) pagi di lapangan Krapyak, Kauman, Jepara. Dipimpin langsung oleh coach Seto dan jajaran pelatih, Busari dkk berangkat pukul 07.00 WIB dari tempat mereka menginap.

Latihan pagi di lapangan Krapyak menjadi pilihan terakhir akibat pihak penyelenggara babak delapan besar ISC B 2016 tidak memberikan pelayanan maksimal kepada kontestan. Pihak penyelenggara tidak menyediakan bus yang mengantar ke lapangan sehingga tim harus naik dua buah mobil colt untuk latihan pagi di lapangan Krapyak.

Selain itu kabar yang kami dapat seluruh kontestan babak 8 besar tidak mendapat jatah uji lapangan di stadion GBK dan PSS ditawarkan untuk berlatih di Stadion Kamal Junaidi sore nanti. Namun sampai saat ini tim pelatih belum memutuskan menerima tawaran tersebut karena skuat tim sudah melakukan sesi latiihan pagi di lapangan Krapyak, Jepara.

Semangat membara terpancar dari raut wajah Deny Rumba dkk melakukan sesi latihan pagi tersebut, kondisi lapangan yang jauh dari layak tidak membuat punggawa Super Elang Jawa patah semangat. Hal ini tidak terlepas dari regulasi laga yang menggunakan sistem gugur sehingga fokus latihan terjaga dan target meraih kemenangan menyingkirkan hal-hal yang tidak mengenakkan.

Dalam latihan pagi tersebut, coach Seto menginstruksikan tim besutannya untuk merubah cara bermain sebagai adaptasi dari kondisi lapangan yang akan dipakai untuk laga kontra Perserang Serang. Materi latihan pun secara umum tidak terlalu beda dengan latihan regular, pada latihan kali ini coach Seto lebih menitik beratkan pada tendangan placing ketika melakukan serangan ke gawang lawan.(mf/pss-sleman.co.id)

September 30, 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *