SLEMAN  PSS-SLEMAN.CO.ID – Super Elang Jawa akan kembali berjumpa Persita Tangerang dalam laga penutup Babak 16 besar Indonesia Soccer Championship (ISC-B) 2016 yang digelar di Stadion Singaperbangsa Karawang, Sabtu (12/11/2016) sore WIB. Bertindak sebagai tim tamu, laga ini menjadi pentasbihan bagi tim racikan coach Seto Nurdiyantoro lolos ke babak 8 besar dengan memuncaki klasemen.

Dalam laga tersebut PSS Sleman diharapkan mampu mengulang sukses kemenangan pada putaran pertama ketika mengalahkan Persita Tangerang di Stadion Maguwoharjo, Minggu (06/11/2016). Meski secara kualitas laga yang telah dijalani, PSS Sleman lebih unggul dari tim tuan rumah, namun hal tersebut tidak bisa menjadi tolak ukur bagi Busari dkk untuk bersantai menghadapi laga ini. Laga tanpa tekanan tersebut menjadi parameter mental juara bagi punggawa Super Elja. Apakah DNA kemenangan sudah berada di aliran darah Busari cs?

Tiga laga yang telah dilakoni sebelum melawat ke Stadion Singaperbangsa, PSS Sleman telah mendapatkan komposisi ideal para pemain yang diturunkan di posisi line up. Di dua laga tersebut, Kito Chandra kembali mencetak gol penentu kemenangan. Pemain kelahiran kota yang dibelah sungai Bengawan Solo tersebut menyumbang gol kemenangan bagi skuat Super Elja, Ia sudah membukukan 4 gol dari empat laga yang telah diikuti selama berkostum PSS Sleman.

Selain Kito Chandra, dua sosok lain yang penampilannya mencuri perhatian adalah Bagas Adi Nugroho dan penjaga gawang Nanda Pradana. Bagas Adi Nugroho bermain cantik di dua laga yang telah dilakoninya, pemain kelahiran Sleman 19 tahun yang lalu berhasil menjadi duet sempurna bagi seniornya, Waluyo dan Eko Pujianto. Bahkan Bagas sempat menyandang ban kapten tim kontra Kalteng Putra ketika Busari di tarik keluar oleh coach Seto. 

Sementara itu untuk Nanda Pradana, ia berhasil melakukan clean sheat dua kali dari tiga laga yang telah dia lalui sebagai starting eleven. Kiper gondrong tersebut mampu bermain bagus dengan penyelamatan krusial ketika menjamu Persita Tangerang dan di laga tandang kontra Persepam Madura. Penampilannya di bawah mistar gawang menjadi batu sandungan bagi striker lawan yang mencoba mengoyak gawang PSS Sleman.

PSS Sleman sedang dalam momentum bagus dalam laga lawatannya kontra Persita Tangerang. Laga sebelumnya tim asuhan Bambang Nurdiansyah hanya mampu bermain seri dengan Persepam Madura. Tentu saja kondisi yang tengah dialami Pendekar Cidane dapat menjadi kesempatan besar bagi Busari cs untuk meraih poin.

Secara mental dan teknik punggawa Super Elja lebih diunggulkan namun hal tersebut harus tetap ditopang dengan semangat bertanding yang tinggi serta tidak menganggap remeh lawan. Laga kontra La Viola adalah laga pentasbihan skuat PSS Sleman lolos ke babak 8 besar sebagai Capolista jika berhasil meraih kemenangan. (mf/pss-sleman.co.id)

September 30, 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *