Official Site PSS Sleman

PSSLEMAN.ID, SLEMAN – Penggawa PSS Sleman kembali meraih kemenangan kelima secara beruntun setelah berhasil menaklukkan perlawanan sengit Kendal Tornado FC pada pekan kelima Grup Dua Pegadaian Championship 2025/2026 dengan skor 3-1 pada hari Minggu (12/10/2025) sore yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Tri gol kemenangan tersebut tercipta melalui Frédéric Injaï (15’), Gustavo Tocantins (50’), dan Dominikus Dion (84’). Sementara, tim tamu hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui Dimas Soekarno Putra (78’) usai memanfaatkan umpan dari tendangan bebas.

Proses meraih kemenangan ini dilalui perjuangan keras para penggawa Super Elja dalam meredam permainan militan yang ditunjukkan Kendal Tornado FC sepanjang pertandingan. Terlebih usai menit ke-70 anak-anak besutan Stefan Rullin Keeltjes melakukan serangan secara spartan di lini belakang PSS.

Dalam sesi jumpa pers setelah pertandingan, Coach Ansyari Lubis mendapatkan pertanyaan berkaitan dengan hal ini yang menyebutkan para pemain PSS mengalami penurunan kondisi.

“Sebenarnya kami tidak mengalami penurunan dari segi kondisi fisik. Kami memainkan irama pertandingan dengan tempo. Tidak mungkin sepanjang pertandingan kami bermain dengan tempo tinggi terus. Ketika mereka menekan, kami lebih memperkuat compact defend. Itu yang kita instruksikan,” jawabnya.

Keterangan yang diberikan Coach Ansyari Lubis berkaca pada permainan skuad Super Elja dalam memainkan tempo pertandingan, saat mereka berhasil melakukan serangan balik yang berbuah gol ketiga dari Dominikus Dion. Ia berhasil memaksimalkan umpan Gustavo Tocantins pada menit ke-84.

Tiga gol kemenangan penggawa PSS tercipta melalui skema serangan yang dimulai dari sektor sayap. Menurut pelatih kelahiran Coach Ansyari Lubis skema gol tersebut terjadi melalui proses latihan yang dilakukan bersama skema latihan yang lain.

“Yang pasti hal tersebut sudah kami jalani melalui proses latihan termasuk skema serangan yang lain. Jadi tidak hanya melalui satu skema dari flank tapi segala arah harus kami lakukan. Kalau dalam pertandingan sepak bola hanya mengandalkan dari sektor sayap kemudian berhasil dimatikan, selesai tuh permainan,” tandasnya.

(pssleman.id)