
PSS SLEMAN.ID, SURAKARTA – Lapangan Sriwaru Surakarta menjadi saksi kegemilangan PSS Sleman U17 saat menjamu Indonesia Muda pada laga kedua Grup A putaran nasional Piala Soeratin 2025, pada hari Sabtu (6/9/2025) pagi waktu setempat.
Di awal-awal laga, pasukan muda Laskar Sembada sempat mengalami kebuntuan dalam mencetak gol, beberapa peluang berbahaya bagi tim lawan gagal dikonversikan menjadi gol. Setelah mendapatkan sejumlah peluang, kran gol PSS Sleman U17 mulai mengalir melalui tandukan terukur Muhammad Maftuh (37’) usai memanfaatkan umpan dari sisi kiri pertahanan Indonesia Muda yang gagal diantisipasi lini belakang. Skor 1-0 untuk keunggulan PSS Sleman U17 di babak pertama.
Dengan keunggulan di babak pertama, penggawa muda Laskar Sembada menjalani babak kedua dengan berhasil memperlihatkan kemajuan berarti dari sisi permainan. Melalui serangan balik dari Bagus Legowo yang berhasil mengirimkan bola ke Ahmad Gibraltar yang diterimanya dengan baik di kotak penalti lawan. Sontekannya kembali membawa timnya unggul pada menit ke-51. Empat menit berselang, pemain bernomor punggung 10, Shafa Badar ikut berkontribusi mencetak gol ketiga bagi Laskar Sembada.
Meskipun sudah unggul 3-0, tim racikan Fajar Subekti tidak mau menurunkan intensitas permainannya. Lagi-lagi Muhammad Maftuh kembali mencetak gol keduanya pada lagai ini, tendangan kerasnya membuat kiper lawan kembali lesu melihat gawangnya kembali kebobolan untuk keempat kalinya.
Bermain dengan pita hitam melingkar di lengan kiri sebagai tanda duka kepergian Abe Zizou membuat rekan-rekannya termotivasi untuk kembali mempersembahkan gol. Hasil akhir laga ini berkesudahan 6-0 dengan dua gol tambahan melalui Defon Yossie Andrea (GTP 68’), dan Santon Gerry Pramesthu (GTP 90+2’).
“Kemenangan hari ini kami persembahkan untuk almarhum Abe. Anak-anak sudah berkomitmen, dan berjanji mempersembahkan kemenangan sebelum laga dimulai. Meskipun sudah berbeda alam, Abe tetap bagian dari tim ini. Semangat serta kerja kerasnya selama ini, kami jadikan inspirasi untuk meraih yang terbaik di turnamen Piala Soeratin 2025,” ucap Fajar Subekti usai berziarah ke makam Abe.
Sementara itu dari aspek permainan, kolektor cincin akik ini memberikan apresiasi atas kedisiplinan anak didiknya dalam menjalankan instruksi pelatih di lapangan.
“Saya berterima kasih kepada anak-anak yang telah bekerja keras pada laga ini yang membawa kami kemenangan. Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, anak-anak bermain lebih lepas, fleksibel, bermain lebih sabar serta kedewasaannya muncul. Kemudian pada laga ini banyak umpan progesi umpan depan serta membuat banyak peluang,” lanjutnya.
(pssleman.id)
