
PSSLEMAN.ID, SURAKARTA – Skuad PSS Sleman U17 bertindak sebagai tim tamu di laga pamungkas Grup A putaran nasional Piala Soeratin 2025 menghadapi tuan rumah PS Ambon pada hari Senin (8/9/2025) pagi WIB di Stadion UNS, Surakarta. Laga kedua tim berjalan seru pasalnya memiliki kekuatan yang berimbang hingga hasil akhir berkesudahan 2-2. Empat gol di laga ini tercipta melalui skema permainan open play.
Pada menit-menit awal penggawa Laskar Sembada langsung menggebrak, gol pertama lahir pada menit ke-6 melalui sontekan Ahmad Gibraltar Hidayat yang berhasil melakukan solo dribbel hingga masuk ke kotak 16. Pengambilan keputusan yang tepat membuat sontekannya menusuk ke pojok kanan bawah gawang PS Ambon.
Defisit satu gol membuat tim tuan rumah tersengat. PS Ambon langsung mencoba untuk mengambil alih permainan, meski mendominasi permainan mereka belum bisa menyamakan kedudukan hingga laga berjalan menit ke-30. Berkat usaha tanpa henti, PS Ambon mampu menyamakan kedudukan menit ke-36 melalui Marinus Petrus dari serangan balik cepat yang berhasil memanfaatkan celah di lini belakang tim PSS Sleman U17.
Usai menyamakan kedudukan, tekanan besar terus dijalankan tim tuan rumah kepada tim tamu. Beberapa kali gebrakan ke lini belakang lawan akhirnya berhasil membuat gol keunggulan PS Ambon dari PSS Sleman U17. Gol tercipta dari skema serangan balik cepat melalui sontekan Amar Loilatu (42’) dari dalam kotak penalti.
Saat babak pertama sepertinya akan berakhir untuk kemenangan PS Ambon, tim tamu akhirnya mampu menyamakan pada menit 45+1’ saat Santon Gerry Pramesthu berdiri bebas menyamakan kedudukan melalui tandukan kerasnya memaksimalkan umpan silang dari sisi kanan pertahanan PS Ambon.
“Menurut saya permainan berimbang saling serang. Menit-menit awal kami bisa memanfaatkan peluang serta berhasil mencetak gol terlebih dahulu. Sayang setelah cetak gol anak-anak malah kurang konsisten dalam permainan, dan cenderung bertahan. Hal itu bisa dimanfaatkan pemain lawan hingga kami sempat tertinggal 2-1. Alhamdulillah di akhir babak pertama, kami bisa menyamakan kedudukan 2-2,” ungkap Coach Muhammad Nur Huda usai laga di Stadion UNS, Surakarta.
Memasuki babak kedua, baik tum tuan rumah maupun tim tamu memperlihatkan keinginan mendulang kemenangan pada laga ini. Namun kedua tim memiliki pertahanan yang bagus ditopang dengan penampilan penjaga gawang yang menawan. Beberapa kali peluang berbahaya kedua tim berhasil dimentahkan oleh penjaga gawang dari kedua tim.
Demi menjaga konsistensi permainan serta menambah kekuatan tim, PSS Sleman U17 melakukan beberapa pergantian pemain. Usaha ini pun sempat membuahkan hasil berupa beberapa peluang menambah gol. Sayang, soliditas serta bermain disipilin lini belakang lawan berhasil meredam serangan yang terjadi. Kebuntuan kedua tim berlanjut hingga berakhirnya laga dengan skor akhir 2-2.
Coach Muhammad Nur Huda salah satu tim pelatih PSS Sleman U17 memberikan pandangannya mengenai jalannya laga. Penggawa muda Laskar Sembada masih perlu meningkatkan fokus serta konsentrasi saat laga berjalan. Hal ini mempengaruhi konsistensi permainan.
“Evaluasi untuk laga ini meningkatkan fokus serta konsentrasi, dan tidak melakukan kesalahan yang mendasar. Yakni, salah passing, salah antisipasi, bola yang harusnya sudah clear masih dikuasai akhirnya kena lawan, dan berbuah gol bagi lawan,” lanjutnya.
Pasukan muda PSS Sleman melakoni tiga laga babak grup disertai dua kemenangan serta satu kali imbang dengan koleksi 7 poin. Hasil ini semakin memantapkan skuad muda Laskar Sembada melangkah ke babak 16 besar putaran nasional Piala Soeratin 2025.
(pssleman.id)
