SLEMAN  PSS-SLEMAN.CO.ID – Peluit panjang Hadiyana memastikan babak pertama dimulai skuat Super Elja langsung menyerang lini belakang Persita Tangerang, menit ke-2' wasit memberikan tendangan bebas akibat dilanggarnya Dicky di depan kotak pinalti. Pemain kelahiran Malang gagal memanfaatkan peluang tersebut karena tendangan bolanya melayang ke udara.  Dua menit kemudian umpan Kito Chandra berhasil dimanfaatkan oleh Dave Mustaine namun berhasil ditangkap Firmansyah.

Mendapat serangan berbahaya di awal babak pertama Bambang Nurdiansyah langsung menginstruksikan para pemainnya bermain menyerang dan menekan setiap pemain PSS Sleman ketika membawa bola. Strategi ini berjalan lancar, mematahkan serangan di sektor tengah hingga bola-bola panjang menjadi opsi coach Seto melakukan seragan. Hasil imbang 0-0 menutup babak I.

Babak kedua berlanjut, Seto masih memakai skuat babak pertama dan belum melakukan pergantian pemain. Serangan dan tekanan tim tamu membuat lini tengah PSS Sleman minim kreasi, serangan demi serangan dilakukan melalui serangan balik memanfaatkan lini belakang lawan yang maju ikut menyerang.

Serangan yang dibangun PSS melalui bola-bola panjang mampu menghasilkan beberapa peluang berbahaya bagi Persita Tangerang. Gol kemenangan PSS Sleman pun bermula dari umpan Crah Angger dari sayap kiri. Dengan tenang Kapten PSS Sleman, Busari memberikan crossing mendatar dan dengan mudah Kito Chandra mencocor bola sehingga mengoyak jala milik Pendekar Cisadane pada menit ke-80'. Keunggulan 1-0 tersebut menjadi skor akhir bagi kemenangan PSS Sleman. (mf/pss-sleman co.id)

September 30, 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *