PSS-SLEMAN.CO.ID, SLEMAN – Menghadapi babak delapan besar Indonesia Soccer Championship (ISC) B 2016 juru taktik PSS Sleman, coach Seto Nurdiyantoro terus melakukan persiapan dengan menggelar latihan reguler mematangkan taktik bermain Busari dkk.

Pasca uji coba dengan Minomartani FC beberapa hari yang lalu, coach Seto mengatakan melakukan perubahan cara bermain timnya dengan melakukan umpan-umpan panjang serta bermain lebih simpel dalam melakukan distribusi bola antar pemain.

"Babak delapan besar kami harus bermain lebih simpel, efisien serta efektif. Bermain cerdas agar tidak terlalu memforsir stamina, mengingat laga delapan besar dimainkan dengan sistem home tournament." ungkap coach Seto.

Laga uji coba yang telah dilakoni tim racikannya kontra Minomartani FC, Seto ingin memastikan sejauh mana para pemainnya melakukan transisi permainan ketika melakukan serangan dan bertahan atau sebaliknya.

"Tim pelatih ingin memastikan serta mematangkan proses transisi pemain ketika bertahan dan menyerang termasuk melakukan serangan balik atau sebaliknya," kata pria kelahiran Kalasan.

Dikonfirmasi mengenai kondisi pemain yang sedang dalam proses rekoveri cidera, coach Seto menyatakan bahwa Bagas Adi dan Rama Yoga sudah mengalami peningkatan signifikan.

"Keduanya sudah mengikuti latihan bersama bahkan laga uji coba kemarin sudah kami turunkan," paparnya.

Mengenai kondisi Oya Winaldo dan Aulia Ardli coach Seto menyatakan keduanya belum fit 100% dan terus dipantau secara intensif oleh tim pelatih. Seto berharap kondisi keduanya bisa diturunkan di babak delapan besar ISC-B 2016 mendatang. (mf/pss-sleman.co.id)

September 30, 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *