MADIUN, PSS-SLEMAN.CO.ID  –  Menanggapi  hasil seri di laga ketiga PSS Sleman di babak penyisihan grup D Piala Kemerdekaan melawan Persekap Pasuruan, Sabtu (22/08/2015) malam, Coach Didik Listyantoro tidak mampu menutupi ekspresi kekecewaan dengan hasil seri yang dituai tim besutannya.

Ditemui seusai laga, pelatih yang akrab di sapa Coach Didik mengatakan hasil imbang  yang didapat PSS Sleman semakin berat bagi para pemainnya mengingat dua laga sisa wajib menuai poin enam dan ditentukan hasil laga dari tim lain yang tergabung di grup D.

“Sapu bersih dua laga sisa adalah wajib untuk kami raih, dan hasil pertandingan tim lain mempengaruhi kesempatan kami untuk lolos di babak 8 besar. Inilah langkah berat yang  harus kami lalui,” ungkapnya.

Menanggapi gol penyeimbang oleh Maryono gelandang Persekapas Pasuruan yang berba kontroversial dari keputusan pengadil lapangan, Coach Didik enggan memberikan komentar secara terbuka.

Pelatih kelahiran Sragen mengatakan inilah sepakbola, keputusan wasit tidak dapat merubah hasil apapun, dan harus diterima.

Selain itu, Didik Listyantoro juga memberikan apresiasi kepada para pemainnya yang mampu bermain tenang dalam mengatur alur bola di setiap dari satu lini ke lini lainnya.

“Permainan anak-anak sangat bagus pada laga ini. Kerjasama antar pemain mampu menguasai jalan pertandingan sehingga tim lawan pun hanya bisa bermain di area pertahanan mereka sendiri,” pungkas Coach Didik menutup wawancara. (mf/pss-sleman.co.id)

September 30, 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *