Official Site PSS Sleman

PSSLEMAN.ID, LAMONGAN –Hasil menawan yang ditorehkan penggawa PSS Sleman dengan enam kemenangan beruntun berakhir di tangan Persela Lamongan saat menjadi tuan rumah pada pekan ketujuh Pegadaian Championship 2025/2026. Pertempuran kedua tim ini tersaji dengan permainan terbuka di Stadion Surajaya Kabupaten Lamongan pada hari Sabtu (25/10/2025) WIB berakhir duka bagi Super Elja.

Kekalahan ini tentu saja membuat para penggawa Super Elja tertunduk lesu saat mengakhiri pertandingan. Tekad membawa poin dari Lamongan kembali ke Sleman pun tidak terwujud. Kesedihan ini pun terucap saat Salman Alfarid hadir bersama Coach Ansyari Lubis di sesi interiview setelah pertandingan.

“Saya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh suporter PSS Sleman, kami tidak bisa mendapatkan poin dari pertandingan ini. Kedepannya kami siap menjalani evaluasi,” ungkapnya.

Permohonan maaf pun juga disampaikan Coach Ansyari Lubis kepada pendukung Super Elja pada sesi post match press conference. Ia menyebutkan kekalahan ini menjadi modal penting bagi timnya melakukan evaluasi untuk match selanjutnya.

“Mohon maaf kepada seluruh suporter PSS Sleman yang hari ini kami menderita kekalahan pertama. Tapi dari hasil ini menjadi evaluasi untuk memperbaiki diri. Aspek permainan pada pertandingan ini menjadi evaluasi tersendiri bagi kami,” ungkapnya.

Bagi pelatih kelahiran Tebing Tinggi, kekalahan yang diderita pasukannya dari Persela memiliki poin penting bersifat jangka. Menurutnya hal ini berpengaruh pada peta persaingan klasemen Grup 2 Pegadaian Championship 2025/2026.

“Kemenangan Persela pada pertandingan ini bisa mengubah peta klasemen lebih menarik. Artinya, PSS harus lebih kuat dan melakukan evaluasi mendalam menghadapi dua pertandingan kedepan. Satu yang penting, jangan kehilangan poin,” ungkap Coach Ansyari Lubis.

(pssleman.id)