Official Site PSS Sleman

PSSLEMAN.ID, SLEMAN – Produktivitas juru gedor PSS Sleman asal Brasil, Gustavo Tocantins berbanding lurus dengan torehan jumlah kemenangan tim berjuluk Laskar Sembada pada gelaran kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026. Konsistensinya mencetak gol di setiap putaran kompetisi membuktikan perannya sebagai striker haus gol memberikan dampak positif bagi PSS.

Putaran Pertama: Fondasi Ketajaman
Pada fase ini, pemain bernomor punggung 11 menunjukan produktivitas dengan mencetak lima gol dari empat pertandingan yang dijalaninya. Ini menjadi modal kuat bagi Gustavo untuk terus menjaga performanya di fase berikutnya. Menariknya, ia juga kembali mencetak gol saat menghadapi PSIS Semarang dan Persela Lamongan. Hal itu memperlihatkan konsistensinya mencetak gol menghadapi lawan dengan karakter permainan berbeda. 

Putaran Kedua: Menyentuh Dua Digit Gol
Memasuki putaran kedua, Gustavo Tocantins tetap menjadi predator gol yang membuat gawang lawan kembali bergetar. Ia membobol gawang Persiba Balikpapan dengan dua gol tambahan, membuat total koleksinya menembus 10 gol saat itu. Kemudian tiga gol susulan kembali dicetak Tocantins di tiga pertandingan berikutnya. Ketajamannya di putaran kedua menunjukkan kemampuan adaptasi dan ketenangan dalam penyelesaian akhir. 

Putaran Ketiga: Menembus 15 Gol
Di putaran ketiga, Gustavo tak mengendurkan performa. Ia kembali mencetak gol saat menghadapi Deltras FC dan menambah satu gol lagi ke gawang Persipura Jayapura yang menjadi penanda spesial karena membulatkan koleksinya menjadi 15 gol hingga pekan ke-21. 

Konsistensi dan Tantangan Selanjutnya
Total 15 gol tersebut, tentu saja menjadi aset besar bagi PSS Sleman dalam menjaga daya saing tim. Jika tren positif ini terus berlanjut, Gustavo Tocantins berpotensi menjadi salah satu top skor paling berpengaruh dalam perjalanan Laskar Sembada di musim ini.

Penampilan apik dan konsistensi Gustavo Tocantins hingga membawa PSS berada di puncak klasemen pada pekan ke-21 Pegadaian Championship 2025/2026 bagi Ansyari Lubis sangat berkaitan dengan kerjasama tim yang kuat.

“Artinya, 15 gol yang tercipta bukan hanya peran Tocantins saja, merupakan hasil kerja sama seluruh tim. Kita bisa melihat bahwa gol-gol yang kami ciptakan terjadi melalui kolektivitas permainan. Termasuk gol kemarin dari Mofu, prosesnya berawal dari pemain tengah yang mengalirkan bola ke Injay, lalu langsung mengirimkan umpan silang.,” ujarnya pada hari Jumat (6/3/2026) sore di Lapangan Pakembinangun.

Tantangan berikutnya bagi Gustavo Tocantins, yakni membobol gawang Palu FC dan PS Barito Putera. Pasalnya kedua tim ini belum sama sekali merasakan kebobolan gawangnya melalui kepala dan kedua kaki pemain bernomor punggung 11 di skuad Laskar Sembada.

(pssleman.id)