
PSSLEMAN.ID, BALIKPAPAN – Kemenangan krusial PSS Sleman dari tuan rumah Persiba Balikpapan pada pekan lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026 tidak lepas dari perjuangan para penggawanya yang bermain optimal sepanjang pertandingan, termasuk kontribusi dari Terens Puhiri.
Penampilan impresif pemain kelahiran Jayapura tidak hanya membawa kemenangan bagi timnya tapi juga membuatnya mendapatkan penghargaan sebagai man of the match pada pertandingan ini. Pencapaian ini diakuinya berkat dukungan dari rekan-rekan satu tim yang tampil luar biasa.
“Sangat bersyukur, pertama kepada Tuhan karena teman-teman bekerja sangat baik dan luar biasa. Saya pikir, pertandingan hari ini sangat luar biasa sekali, tim Persiba bermain bagus di babak kedua. Saya berikan apresiasi kepada teman-teman karena kinerja bagus, saya pikir kita berhak mendapatkan tiga poin,” ungkap Terens Puhiri di sesi wawancara setelah pertandingan pada hari Rabu (12/11/2025) malam di Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur.
Respon positif juga dilontarkan Ansyari Lubis saat membagikan sudut pandangnya berkaitan dengan kemenangan yang didapatkan tim PSS Sleman. Ia mengakui kedua tim memiliki karakter kuat sehingga jalannya pertandingan pun sarat intensitas tinggi.
“Yang pasti kita bersyukur pada pertandingan malam hari ini, kita dapat memenangkan pertandingan. Saya rasa ini pertandingan sangat bagus karena tim lawan memiliki taktikal yang bagus, mereka bisa mengejar ketinggalan ketika kita unggul 2-0 di babak kedua, itu yang membuat kita merasa kesulitan. Saya senang dengan pemain, mereka telah bekerja keras luar biasa sehingga kita memenangkan pertandingan,” ungkapnya.
Kemenangan penggawa Super Elja dalam pertandingan pun tidak lepas dari resiko yang harus ditanggungnya. Pasalnya beberapa pemain harus absen pada pertandingan kandang saat menjamu Persiku Kudus di pekan kesebelas Pegadaian Championship 2025/2026 pada hari Senin (17/11/2025) malam mendatang.
“Makanya kita punya pemain lebih dari 30, jadi saya kira tidak ada masalah. Kita sudah mempersiapkan jauh-jauh hari bahwa di Liga 2 hingga 3 babak saya kira tidak masalah,” ungkap Ansyari Lubis.
Bagi mantan pelatih PSMS Medan, situasi tersebut adalah hal yang biasa di sepak bola. Ia percaya kedalamanan skuad tim PSS terus berkembang dan mampu melewati pertandingan berikutnya dengan baik.
(pssleman.id)
