
PSSLEMAN.ID, SLEMAN – Menghadapi PSIS Semarang di pekan ke-15 Pegadaian Championship 2025/2026, PSS Sleman memasang kewaspadaan tinggi serta tidak mau memandang remeh. Asisten Pelatih PSS Sleman, Gilang Ramadan memandang tim berjuluk Mahesa Jenar menampilkan wajah yang berbeda di putaran kedua usai melakukan banyak perombakan dengan merekrut sejumlah pemain baru pada bursa transfer musim ini.
Menurut Gilang Ramadan, dengan bergabungnya banyak pemain baru kekuatan PSIS sangat diperhitungkan, apalagi dengan kedalaman skuad serta kreatifitas permainan yang meningkat. Ia melihat PSIS tidak hanya mengalami peningkatan dari sisi kualitas individu, tetapi juga lebih fleksibel dalam menerapkan skema permainan, baik saat bertahan maupun menyerang.
“Mengenai pemain-pemain baru PSIS, kita tahu di putaran pertama kita menang besar di kandang lawan. Tapi itu tidak menjadi acuan untuk kita, karena kita tahu besok juga mereka datang dengan kekuatan yang berbeda. Dengan banyak pemain baru dan sekarang bisa dibilang tim kuat juga,” tuturnya di sesi wawancara H-1 pertandingan sebelum official training di Stadion Maguwoharjo pada hari Jumat (9/1/2025) sore WIB.
Gilang pun memberikan instruksi kepada para pemainnya tidak menjadikan kemenangan di putaran pertama sebagai acuan tunggal meladeni tantangan PSIS.
“Jadi kita tetap fokus, kita tidak mau menganggap remeh dengan hasil yang sebelumnya yang kita dapat,” pungkasnya.
Bagi Super Elja, pertandingan yang berlangsung pada hari Sabtu (10/1/2025) sore di Stadion Maguwoharjo bukan sekadar tentang meredam kekuatan baru PSIS, tetapi juga momentum untuk menunjukkan perkembangan tim di putaran kedua dan kembali meraih hasil positif di hadapan pendukungnya.
(pssleman.id)
