SLEMAN, PSS-SLEMAN.CO.ID – Laga home pertama Super Elang Jawa di gelaran Indonesia Soccer Championship (ISC-B) dilewati dengan sukses. Busari dkk berhasil mengatasi perlawanan Laskar Mojopahit dengan skor meyakinkan 3-0, Minggu (08/05/2016) malam di Stadion Maguwoharjo, Depok, Sleman. 

Raihan tiga gol kemenangan PSS Sleman berkat kreatifitas Seto Nurdiyantoro meracik taktik dan strategi permainan tim besutannya dengan fleksibel. Build up serangan Waluyo cs dengan mengandalkan pada penguasaan bola di sektor tengah, dynamics duo Busari-Dirga menjadi menyuplai bola bagi Dicky, Tri Handoko dan Risky Novriansyah.

Busari pada laga tersebut membuka gol pertama bagi timnya pada menit ke-14′, tendangan jarak jauh pemain yang memulai karirnya bersama BSA Tama Godean tidak dapat diantisipasi Wawan Haryono. Pemain dengan nomor punggung 17 pada laga tersebut bermain sangat apik, mobilitas serta daya jelajahnya di setiap sudut lapangan menjadi faktor penentu kemenangan Super Elang Jawa.

Kesabaran bermain dengan umpan-umpan pendek dan penguasaan bola menjadi kunci keberhasilan pemain depan PSS Sleman menjebol gawang PS Mojokerto Putra yang dikawal Wawan Haryono. Permainan cantik umpan-umpan pendek satu dua antara Dirga-Busari yang berhasil membuka peluang bagi Risky Novriansyah menusuk di kotak pinalti lawan, namun sayang pemain bernomor punggung 14 dilanggar di sudut kiri pertahanan Laskar Mojopahit menghasilkan tendangan bebas. Dicky Prayoga bertindak sebagai eksekutor berhasil menceploskan si kulit bundar di gawang tim tamu pada menit ke-63′ skor 2-0 untuk keunggulan Super Elang Jawa.

Tidak puas dengan keunggulan dua gol, tim besutan Seto Nurdiyantoro terus bermain menguasai jalannya pertandingan. Tercatat pemain pengganti Dave Mustaine mendapatkan dua peluang emas namun keberuntungan belum berpihak kepadanya. Laga ini ditutup dengan gol ketiga melalui kaki Tri Handoko pada menit ke-75′ akibat salah antisipasi dari penjaga gawang PS Mojokerto Putra.

Seusai laga pada sesi konferensi pers, Busari mengungkapkan kemenangan PSS Sleman sebagai hadiah ulang tahun satu abad Kabupaten Sleman dan khusus didedikasikan kepada Rasmoyo yang batal dikontrak manajemen PSS Sleman karena cidera yang dialaminya.

Coach Seto Nurdiyantoro juga mengungkapkan hal senada dengan Busari, “Kemenangan pada malam ini kami dedikasikan khusus kepada Rasmoyo. Dia memiliki spirit luar biasa sembuh dari cidera dan kami memiliki ikatan emosional yang dalam kepada dirinya,” terang Seto Nurdiyantoro.

Pelatih berlisensi B AFC tersebut juga menyatakan puas dengan penampilan para pemainnya yang menunjukkan grafik peningkatan pada laga sebelumnya. “Ketidakhadiran Anang Hadi, Mudah Yulianto, dan Eko Aji pada laga malam ini mampu kita tutupi walau para pemain harus bekerja keras,” pungkas Seto mengakhiri sesi wawancara. (mf/pss-sleman.co.id)

September 30, 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *