
PSSLEMAN.ID, SLEMAN – Bulan Januari menjadi periode krusial bagi PSS Sleman di Pegadaian Championship 2025/2026. Pasalnya, skuad Super Elja menghadapi jadwal pertandingan yang padat, tentu saja hal itu menuntut kesiapan baik dari fisik, taktikal dan mentalitas para pemain.
Situasi krusial ini tentu saja membutuhkan aspek psikologis yang mumpuni sehingga menjadi faktor pembeda antara tim sekadar bertahan dengan tim yang mampu meraup hasil maksimal.
“Pastinya, bulan Januari menjadi tantangan besar bagi kita. Karakter pemain benar-benar mendapatkan ujian untuk mengkoleksi poin maksimal. Artinya, jika mampu melewati fase ini dengan stabil secara mentalitas, kita tidak hanya mendapatkan hasil tetapi fondasi mental yang kuat untuk menatap pertandingan penting berikutnya,” ujar Ansyari Lubis di Lapangan Pakembinangun, Sleman usai latihan sore pada hari Jumat (2/1/2026).
Terkait perkembangan mentalitas para pemain, Ansyari Lubis menilai para penggawanya sudah terbukti teruji dengan melewati beberapa pertandingan krusial. Menurutnya, mereka mampu mengakhiri dengan kemenangan serta hasil imbang yang menghindarkan dari kekalahan.
“Saya kira mereka sudah teruji, ketika ketemu lawan-lawan tersebut di putaran pertama, mereka sudah memetakan kekuatannya seperti apa,” ujarnya.
Kepercayaan serta optimisme Ansyari Lubis kepada para pemainnya mampu melewati lima pertandingan tersebut dengan baik didasarkan pada mentalitas para pemainnya yang sudah teruji di putaran pertama.
“Selain itu kita diuntungan dengan menjalani dua laga tandang. Artinya, kita punya karakter yang sudah ditanamkan kepada pemain baik kandang atau tandang kita harus bermain sama bagusnya serta mendulang kemenangan,” pungkasnya.
(pssleman.id)
