Official Site PSS Sleman

PSSLEMAN.ID, SLEMAN – Tim PSS Sleman U17 harus mengakui keunggulan tuan rumah Mataram Utama U17 usai menelan kekalahan 1-0 dalam laga ketiga Grup B Piala Soeratin DIY 2025, yang berlangsung di Lapangan Nogotirt0, pada hari Selasa (8/7/2025) sore WIB. Dalam laga tersebut, skuad muda Laskar Sembada kembali lagi harus bermain dengan 10 pemain setelah salah satu pemainnya melakukan pelanggaran keras saat babak pertama berjalan 10 menit.

Pelatih Kepala PSS U17, Fajar Subekti menyampaikan pandangannya usai laga. Ia mengakui bahwa ini sangat mengecewakan karena banyak peluang yang tercipta pada sepanjang laga.

“Bukan hasil yang diharapkan bersama. Beberapa kesempatan mencetak gol, dan termasuk pinalti yang tidak bisa dimaksimalkan menjadi gol. Di satu sisi, saya tetap mengapresiasi kepada para pemain yang telah berusaha dengan kerja kerasnya dalam pertandingan yang sulit. Pasalnya tim kami bermain dengan sepuluh pemain dari awab babak pertama. Hal ini bisa menjadi evaluasi untuk laga berikutnya agar lebih bagus lagi memaksimalkan peluang gol,” ucapnya.

Dua kali mendapatkan kartu merah dalam dua laga beruntun menjadi sorotan Fajar Subekti kepada para pemainnya. Ia menyatakan hal tersebut sangat merugikan bagi tim, dan perlu hal cepat untuk melakukan evaluasi serta pembenahan  tim.

“Ini tugas berat pelatih mendampingi pemain serta harus bersabar mengingatkan agar tidak over confidence, dan star syndrome. Secara teknis kami juga sudah memberikan materi latihan dan aspek mental kami terus mentoring mereka untuk lebih bersabar serta menahan diri, dan bersikap dewawa,” sebutnya.

Faktor emosional diakui Fajar Subekti menurunkan konsentrasi para pemainnya saat menjalani pertandingan. Ia menilai secara keseluruhan performa tim menunjukkan perkembangan, namun penyelesaian akhir dan transisi dari bertahan ke menyerang masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi tim pelatih.

“Kami punya beberapa peluang, tapi belum bisa dikonversi menjadi gol. Kami masih punya pertandingan selanjutnya. Anak-anak harus cepat bangkit dan belajar dari kekalahan ini. Mental dan fokus di lapangan akan menjadi kunci,” tutupnya.

(pssleman.id)