SLEMAN, PSS-SLEMAN.CO.ID  – Menjamu Persipur Purwodadi, Sabtu (02/05/2015) sore, di Maguwoharjo International Stadium, sektor tengah PSS Sleman masih menghadapi masalah karena belum adanya sosok dirigen pengatur tempo permainan. Pada laga sembelumnya melawan Persela Lamongan sektor tengah Super Elang Jawa tidak mampu mengimbangi tempo permainan dan penguasaan bola.

Laga melawan Persipur Purwodadi menjadi ujian bagi M. Rifky yang diproyeksikan menjadi dirigen tempo permainan dan pengatur distribusi bola tim PSS Sleman. Laga melawan PSIR Rembang, performa M Rifky bagus dan mampu menjadi motor serangan berasama Ahmad Sembiring. Namun hal tersebut tidak bisa menjadi tolak ukur mengingat pada laga tersebut Ia diplot sebagai deputy poros serangan PSS Sleman sehingga distribusi bolanya pun tidak terlalu terlihat.

Menurut Jaya Hartono, penempatan M. Rifky sebagai jenderal lapangan tengah PSS Sleman memiliki resiko besar ketika memasuki musim kompetisi karena tidak ada pemain lain sebagai pelapis di sektor tengah.

"Taji Prashetio memiliki potensi dan kemampuan di sektor tengah menjadi pelapis M. Rifky. Namun kita tetap membutuhkan satu dirigen pengatur tempo permainan. Taji memiliki tugas utama mengawal posisi sayap kanan bersama Rasmoyo," tandas Jaya Hartono. (mf/pss-sleman.co.id)

September 30, 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *