Official Site PSS Sleman

PSSLEMAN.ID, SLEMAN – Menutup lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026 pada pekan ke-21, skuad PSS Sleman berhasil meraih kemenangan krusial setelah mengalahkan tuan rumah Persela Lamongan dengan gol tunggal dari sontekan Irvan Mofu pada hari Minggu (1/3/2026) silam.

Meskipun berhasil mencetak gol cepat, Irvan Movu harus ditarik keluar sebelum babak pertama usai. Situasi ini memaksa tim pelatih PSS melakukan pergantian pemain yang bukan berposisi striker murni pasalnya pada pertandingan ini, Tocantins absen karena akumulasi kartu kuning yang Ia dapatkan.

Pelatih Kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis menjelaskan bahwa dalam sepak bola situasi seperti ini bukan hal yang baru. Banyak tim besar yang pernah menghadapi kondisi serupa dan mampu mengatasinya dengan penyesuaian taktik.

“Dalam sepak bola itu sebenarnya bukan masalah besar. Banyak contoh dari tim bermain tanpa striker murni dengan skema false nine, dan itu bisa menjadi referensi bagi kami,” ujar Ansyari Lubis.

Dalam sepak bola segala sesuatunya bisa terjadi kapan pun termasuk kondisi pemain yang tidak selalu berada dalam kondisi ideal. Bagi dirinya hal tersebut harus diantisipasi dengan mempersiapkan opsi dan improviasi taktik agar tim tetap kompetitif di setiap pertandingan.

“Dengan sisa enam pertandingan ini, semuanya bisa saja terjadi. Mulai dari kondisi pemain dan berbagai situasi lainnya. Karena itu secara taktik kami harus siap melakukan banyak improvisasi,” terang Ansyari Lubis.

Lebih lanjut lagi, improvisasi taktik bakal berjalan bila para pemain sudah mengerti konsep permainan yang diinginkan tim pelatih. Berkaitan dengan hal ini, Ansyari Lubis menilai para pemainnya sudah sering dilatih sehingga proses adaptasi berjalan baik dan cepat.

“Para pemain sudah memahami apa yang menjadi keinginan tim secara taktikal. Jadi ketika ada pemain yang harus dimainkan bukan di posisi aslinya, mereka sudah terbiasa karena di latihan kami juga melakukan berbagai penyesuaian,” ujarnya pada hari Senin (9/3/2026) petang di Lapangan Pakembinangun, Sleman.

Dengan persiapan tersebut, ia memastikan bahwa rotasi posisi pemain tidak menjadi kendala besar bagi tim. Adaptasi yang baik dari para pemain diharapkan mampu menjaga performa tim, meskipun harus tampil tanpa striker murni di lini depan.

(pssleman.id)