Official Site PSS Sleman

PSSLEMAN.ID, SLEMAN – Skuad muda PSS Sleman harus menelan kekalahan 2-4 dari Persiku Kudus pada laga kedua babak 8 besar Grup Y EPA Championship U19 2026 yang digelar Sabtu (9/5/2026) pagi di Lapangan Garudayaksa Football Academy, Bekasi, Jawa Barat.

PSS sempat unggul cepat lewat gol Adli Mafaza Daroini (6’), namun Persiku mampu membalikkan keadaan melalui gol Maulana Aldiansyah (16’) dan Muhammad Bagas Pratama (35’) untuk menutup babak pertama dengan keunggulan 1-2. Memasuki babak kedua, harapan sempat muncul dari PSS saat berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Fadli Mafaza Daroini (55′). Harapan itu menjadi pupus dengan cepat ketika Persiku kembali unggul melalui gol dari Muhammad Al-Farrel (57′). Keunggulan tipis ini pun berlangsung lama hingga memasuki tambahan waktu pasukan muda Macan Muria mengunci kemenangan setelah Muhammad Bagus Pradana (107′) mencetak gol.

Pelatih Kepala, Anang Hadisaputra, menilai kekalahan tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi tim untuk memperbaiki performa pada laga-laga berikutnya. Membagikan sudut pandangnya, permainan PSS pada babak pertama belum berjalan sesuai dengan sistem yang sudah dirancang. Ia mengakui bahwa para pemain tampil kurang maksimal dan tidak mampu menjalankan skema permainan yang diharapkan.

“Ini hasil yang tidak kita inginkan. Tapi ini menjadi evaluasi yang sangat berharga bagi kami. Pada babak pertama, anak-anak bermain tidak dengan sistem yang kita harapkan,” ujarnya usai pertandingan.

Memasuki babak kedua, PSS melakukan sejumlah perubahan strategi. Dia menilai perubahan tersebut memberikan dampak positif dan terlihat cukup nyata dalam permainan tim. Namun, situasi sudah terlanjur sulit karena PSS lebih dulu mendapat “hukuman” pada babak pertama yang membuat tim kesulitan untuk membalikkan keadaan.

“Di babak kedua kita ada perubahan, Alhamdulillah ada perubahan yang cukup nyata. Tapi kita sudah agak sulit karena kita kena hukuman di babak pertama, jadi untuk membalikkan keadaan di babak kedua cukup berat,” tambahnya.

Meski hasil pertandingan tidak berpihak, Coach Anang masih melihat peluang PSS untuk melangkah ke babak selanjutnya. Ia menyinggung hasil pertandingan lain antara Persipura dan Adhyaksa yang berakhir imbang 0-0, sehingga peluang PSS masih terbuka meski tidak mudah.

“Untuk peluang, dengan hasil Persipura dan Adhyaksa 0-0, secara realistis kita mencari posisi runner-up grup agar bisa meningkatkan peluang lolos,” jelas Coach Anang.

PSS kini akan fokus melakukan evaluasi menyeluruh agar bisa tampil lebih solid pada pertandingan berikutnya. Hasil pertandingan hari ini menjadi pengingat bahwa konsistensi permainan sejak menit awal sangat penting untuk menjaga peluang meraih hasil maksimal.

(pssleman.id)