
PSSLEMAN.ID, SLEMAN – PSS Sleman telah menjalani hukuman menggelar dua pertandingan kandang tanpa penonton pada awal bergulirnya kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026. Berkaitan hal tersebut, Manajemen PSS Sleman melalui Panitia Pelaksana Pertandingan menggelar diskusi terbuka dengan perwakilan suporter PSS Sleman, yakni BCS dan Slemania yang berlangsung di Pendopo Omah PSS pada hari Kamis (3/10/2025) sore WIB.
Pertandingan home perdana PSS Sleman kontra Kendal Tornado FC pada hari Minggu (12/10/2025) mendatang menjadi momentum awal mewujudkan komitmen menciptakan atmosfer positif pada pertandingan kandang skuad Super Elja pada kompetisi musim ini.
Dalam acara diskusi tersebut, perwakilan suporter menyampaikan aspirasi mereka terkait penyelenggaraan pertandingan, keamanan, dan kenyamanan penonton. Executive Representative PSS Sleman, Vita Subiyakti menyebutkan bahwa partisipasi suporter menjadi elemen penting demi keberhasilan serta energi positif penyelenggaraan pertandingan.
“Atmosfer positif pada penyelenggaraan pertandingan sangat berarti bagi suporter PSS dalam memberikan dukungan secara langsung kepada tim kesayangannya di stadion. Dalam diskusi tersebut teman-teman suporter memberikan masukan kepada Panpel PSS bahwa ketika dukungan positif deras mengalir ke tim diimbangi dengan penyelenggaraan pertandingan yang rapi dan memberikan kemudahan serta kenyamanan,” ungkapnya usai diskusi di Omah PSS pada hari Kami (2/10/2025) sore.
Lebih lanjut lagi, Vita Subiyakti juga menjelaskan bahwa diskusi ini juga membahas beberapa hal penting mengenai harga tiket, dan asuransi bagi pembelian tiket.
“Dalam diskusi ini kami melakukan sosialisasi harga tiket, pembelian online melalui yesplis.com dan berlakunya e-ticket. Kemudian, jaminan asuransi yang otomatis sudah termasuk dalam setiap pembelian tiket,” tuturnya.
“PSS Sleman juga menegaskan komitmen inklusivitas dengan menyediakan kuota khusus bagi teman-teman disabilitas lewat komunitas yang telah ditunjuk,” imbuh Vita Subiyakti.
Sementara itu, Ketua Panpel PSS Sleman Ariono menyambut baik diskusi antara Manajemen PSS dengan suporter. Ia berharap, komunikasi yang telah terjalin akan menciptakan iklim yang positif sehingga berdampak bagus bagi penggawa Super Elja saat pertandingan nanti.
“Mewakili Panpel PSS, saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman suporter yang telah memberikan masukan berarti bagi kami. Tentu saja sinergi ini bisa membuat kami bekerja lebih baik serta memberikan kenyamanan bagi suporter yang memberikan dukungan langsung bagi PSS Sleman,” ungkapnya.
Dengan sinergi antara klub, pemain, dan suporter, laga home perdana PSS Sleman di musim ini diharapkan berjalan lancar dan meriah. Lebih dari sekadar pertandingan, momen ini menjadi pembuktian bahwa dukungan penuh bisa diwujudkan tanpa meninggalkan nilai-nilai sportivitas.
(pssleman.id)
