PSS-SLEMAN.CO.ID, SLEMAN – Setelah resmi di ikat oleh PSS Sleman sebagai pelatih kepala, coach Fredy Mulli menyatakan hormat kepada jajaran manajemen yang telah menghubunginya dengan cepat paska Kongres Tahunan PSSI di Bandung beberapa saat yang lalu.

“Saya berprinsip siapa yang menelepon pertama kali, mau berkompetisi di level manapun, saya terima pinangan tersebut. Artinya manajemen PSS Sleman benar-benar menghargai saya dan sebaliknya,” ungkapnya, Minggu (15/01/2017) malam.

Pria kelahiran Palopo Sulsel tersebut memberikan apresiasi kepada Sleman Fans yang begitu antusias dan positif dalam mendukung klub kebanggaannya.

“Belum tentu setiap tim memiliki suporter yang begitu menyayangi klubnya. Saya lihat dukungan suporter di Sleman konsisten dan memberikan dampak positif bagi pemain serta tim official yang berada di dalamnya.

Dikonfirmasi mengenai gaya permainan Super Elang Jawa mengarungi kompetisi divisi utama musim 2017, coach Fredy menjawab dengan diplomatis.

“Gaya permainan itu tergantung dari program latihan yang kami lakukan. Namun saat ini kami harus dihadapkan pada keikutsertaan sebuah turnamen yang secara waktu kami masih dalam tahap awal pembentukan tim,” timpal coach Fredy.

Pria yang memiliki hobi membaca tersebut menyatakan inilah tantangan dari seorang pelatih yang harus dihadapi. Coach Fredy menyatakan dirinya harus merubah program latihan yang telah dibuat dan menyesuaikan dengan materi pemain serta regulasi dari PSSI.

Menutup interviu dengan media official PSS Sleman, coach Fredy menyatakan kesiapannya melakukan latihan perdana, Senin, (16/01/2017) sore di lapangan Plosokuning Minomartani. (mf/pss-sleman.co.id)

September 30, 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *