SLEMAN, PSS-SLEMAN.CO.ID – Ramadan memiliki banyak kisah bagi siapa saja tidak terkecuali untuk seorang Candra Luckmana, midfielder muda potensial PSS Sleman. Pemuda kelahiran 21 tahun yang lalu ini juga memiliki kisah menarik mengenai Ramadan. Pria yang akrab disebut 'Kembaran' Duta SO7 ini juga menceritakan kenangannya sewaktu kecil menikmati bulan Ramadan. "Kenangan sewaktu kecil di bulan Ramadan tidak berbeda jauh dengan teman-teman lainnya, bermain petasan sebelum Isya' dan sesudah sholat Shubuh," ungkapnya.

Candra juga menceritakan kebiasaannya bermain PS di waktu siang untuk menunggu waktu berbuka puasa. "Biasanya siang harinya saya bermain play station untuk menunggu waktu berbuka puasa walau dimarahin orang tua karena uang saku buat main di persewaan PS," cerita Candra Luckmana.

Pemilik nama lengkap Candra Luckmana memiliki menu favorit ketika berbuka puasa, yakni soto ayam, sop ayam dan capcay rebus. "Masakan berkuah dan harus ada kecap manisnya," tegas Candra sembari senyum simpul.

Ramadan tidak membuat pemuda yang juga mahasiswa FIK UNY menghentikan aktivitasnya dalam menjaga kondisi kebugarannya sebagai pemain bola. Sebelum berkostum PSS Sleman, ia biasa melakukan jogging bareng teman-temannya di sore hari kemudian dilanjut dengan latihan ball feeling (dribbling, passing dan juggling). Selain itu pemikik postur tubuh 175 cm tersebut juga aktif bermain di liga Ramadan semasa bermain untuk klub lamanya BSA Tama Godean.

Keceriaannya bermain di waktu kecil tidak membuatnya kehilangan fokus meraih cita-cita menjadi pemain sepakbola profesional. Walau sudah menjadi pemain sepak bola sukses di usia mudanya, Candra Luckmana masih menyempatkan waktu liburan lebaran membantu kedua orang tuanya berjualan bakso pada siang harinya setelah selesai kegiatan sholat Ied, silaturahmi dan nyekar di makam leluhurnya. Good Luck Candra Luckmana. (mf/pss-sleman.co.id)

November 6, 2016

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *