Official Site PSS Sleman

PSSLEMAN.ID, SLEMAN – PSS Sleman terus mematangkan persiapan menghadapi pekan ketiga BRI Super League 2026/2027. Tim berjuluk Super Elang Jawa dijadwalkan menjalani laga tandang kontra Dewa United FC di Stadion Banten Internasional, Serang, Minggu (20/09/2026) sore.

Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi PSS memperbaiki sejumlah aspek permainan setelah dua laga awal. Persiapan tak hanya difokuskan pada peningkatan kualitas latihan, tetapi juga analisis terhadap karakter permainan Dewa United FC, terutama dalam mengantisipasi penguasaan bola.

Menghadapi tim tuan rumah, Dominikus Dion dan rekan-rekannya tak ingin kembali kehilangan momentum. Sejumlah pembenahan detail dilakukan untuk mengubah kerja keras di latihan berbuah kemenangan di pertandingan.

Pemahaman terhadap karakter lawan bagi pemilik nomor punggung 76 di skuad PSS adalah bagian penting agar tim bermain lebih efektif. Terkait dengan hal tersebut, persiapan latihan dijalankan dengan menganalisa permainan Dewa United FC, terutama mengantisipasi penguasaan bola.

“Kami mempersiapkan diri dan menganalisis pertandingan melawan Dewa United FC. Kami juga memahami permainan mereka supaya bisa tampil bagus dan mengantisipasi penguasaan bola mereka,” ujar Dion memberikan keterangan usai sesi latihan di Stadion Maguwoharjo, Depok, Sleman, Kamis (17/09/2026) sore.

Persiapan tersebut kemudian dipertajam melalui latihan taktik. Pieter Huistra memberikan materi pressing untuk menghadapi situasi ketika Dewa United menguasai bola. PSS berupaya merebut kembali bola dengan cepat sekaligus menjaga intensitas permainan.

Dari proses latihan tersebut, penyelesaian akhir menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian. Dion menilai permainan PSS secara umum sudah berjalan baik, tetapi tim masih perlu meningkatkan kemampuan dalam mengonversi peluang menjadi gol.

“Kami hanya kurang mencetak gol saja. Kalau secara keseluruhan, permainan kami sudah bagus,” katanya.

Meski menilai permainan tim secara keseluruhan sudah berjalan baik, Dion tidak menutup mata terhadap sejumlah kekurangan yang masih terjadi di dalam tim. Menurut dia, evaluasi tetap diperlukan agar PSS mampu memperbaiki detail permainan, terutama dalam memanfaatkan peluang menjadi gol.

Menghadapi Dewa United, PSS tidak hanya dituntut mampu meredam penguasaan bola lawan, tetapi juga menjaga efektivitas permainan sejak awal hingga akhir pertandingan. Setiap peluang yang tercipta perlu dimaksimalkan agar permainan yang telah dibangun selama latihan menghasilkan poin.

“Semoga kami bisa meraih tiga poin, bermain bagus, dan memenangkan pertandingan,” ujarnya.

Dengan persiapan yang semakin terarah, PSS kini tinggal menerjemahkan rencana permainan ke dalam pertandingan. Disiplin menghadapi penguasaan bola Dewa United FC, keberanian melakukan pressing, dan ketajaman di depan gawang akan menjadi penentu untuk membawa pulang hasil maksimal.

(pssleman.id)