Official Site PSS Sleman

PSSLEMAN.ID, SLEMAN – Kontribusi seorang Irvan Yunus Mofu tidak selalu diukur dari jumlah gol yang banyak, tetapi dari seberapa penting gol tersebut bagi tim. Hal itulah yang ditunjukkan oleh striker bernomor punggung 88 bersama PSS Sleman. Meski tidak mencetak gol dalam jumlah besar, gol-golnya hadir di momen krusial dan memberi dampak berarti bagi tim.

Salah satunya, gol semata wayangnya ke gawang Persela Lamongan pada pekan ke-21 Pegadaian Championship 2025/2026. Berkat gol tersebut, Laskar Sembada mampu menjaga puncak klasemen selama dua pekan.

Putaran Pertama: Gol Penting Lawan PS Barito Putera
Di putaran pertama, Irvan Mofu mencetak satu gol penting saat menghadapi tim berjuluk Laskar Antasari. Gol tersebut menjadi momentum berarti yang membantu Laskar Sembada terhindar dari kekalahan serta memuncaki klasemen putaran pertama dan menjaga daya saing sejak awal kompetisi.

Putaran Kedua: Konsisten di Laga Krusial
Irvan Mofu kembali menunjukan kontribusi penting di dua pertandingan krusial saat melawan Persiku Kudus dan Deltras FC. Sontekan mautnya di injury time membawa PSS meraih kemenangan saat hasil imbang di depan mata saat menjamu Persiku. Sementara, laga tandang ke Sidoarjo, saat detik-detik akhir di ambang kekalahan, dia kembali menyelamatkan dengan membobol gawang tim tuan rumah yang membuat hasil akhir pertandingan menjadi imbang.

Putaran Ketiga: Tampil Sebagai Pembeda
Bermain sejak kick off pertandingan, Irvan Mofu kembali menunjukan kontribusi krusialnya pada pertandingan tandang lawan Persela Lamongan. Pergerakan klinis berhasil mengkonversi umpan silang dari Frédéric Injaï menjadi gol tunggal kemenangan Laskar Sembada dari Laskar Joko Tingkir.

Minim Gol, Berdampak Besar
Kontribusi gol Irvan Mofu dipandang dari konteks dan momentum pertandingan memiliki nilat tinggi dalam perjalanan PSS merampungan pertandingan-pertandingan krusial. Kehadiran pemain seperti Irvan membuktikan bahwa dalam sepak bola, efektivitas dan timing sering kali lebih penting daripada sekadar statistik.

Tak hanya menjadi penentu di momen-momen penting, kontribusi tersebut juga lahir dari kesiapan mental dan profesionalisme yang terus dia jaga dalam setiap kesempatan. Hal ini pun telah dia sampaikan saat pertama kali bergabung dengan PSS di pra musim Pegadaian Championship 2025/2026.

“Hal terpenting, yaitu harus selalu siap kapanpun pelatih meminta saya bermain. Jadi tugas saya melakukan yang terbaik saat sesi latihan maupun pada saat bermain. Bermain berapa menit pun saya akan selalu siap terus.”

Enam pertandingan berikutnya di putaran ketiga tentu saja menjadi tantangan bagi Irvan Mofu untuk kembali menunjukan peran krusialnya saat Laskar Sembada mengalami kebuntuan di lini depan. Enam partai penting ini tentu saja membutuhkan pemain dengan mental kuat menghadapi tantangan kompetisi yang semakin intens. Di sinilah perannya diharapkan muncul dan menjadi pemecah kebuntuan bagi tim kebanggaan BCS dan Slemania.

(pssleman.id)