
PSSLEMAN.ID, SLEMAN – Menjamu PS Barito Putera pada pertandingan pekan ke-18 Pegadaian Championship 2025/2026, PSS Sleman tampil dengan motivasi tinggi di depan ribuan pasang mata para pendukungnya untuk mengejar puncak klasemen grup timur menutup putaran kedua ini. Sayang, keinginan tersebut jauh dari harapan setelah hanya bermain imbang dengan skor 0-0. Hasil ini pun membuat PSS harus puas berada di posisi ketiga dengan koleksi 36 poin di bawah Persipura Jayapura dan PS Barito Putera.
Rasa kecewa nampak terlihat dari para penggawa Laskar Sembada usai wasit meniup peluit panjang berakhirnya pertandingan. Wajah tertunduk dengan langkah gontai meninggalkan lapangan. Situasi ini pun juga tidak dapat disembunyikan Ansyari Lubis saat hadir di sesi jumpa pers setelah pertandingan. Dia pun menghaturkan permintaan maaf kepada suporter PSS yang telah memberikan dukungan maksimal sepanjang pertandingan.
“Saya mohon maaf kepada seluruh suporter yang ada di Sleman, terutama yang ada di stadion karena kita tidak bisa memberikan hasil yang memuaskan,” ungkapnya usai pertandingan di Ruang Media Stadion Maguwoharjo, Sleman pada hari Sabtu (31/1/2026) malam.
“Tapi ini bukan akhir dari segalanya, karena masih ada putaran ketiga. Ada sembilan match lagi. Pasti kita akan berusaha lebih keras lagi. Mudah-mudahan seluruh pemain juga punya impian yang sama untuk kita bisa lolos balik ke Liga satu,” lanjut Ansyar Lubis.
Lebih lanjut lagi, Ansyari Lubis menyebutkan hasil imbang ini membuat tim kecewa karena segala daya upaya yang telah dilakukan tidak membuahkan hasil kemenangan yang diharapkan.
“Ya, secara hasil kita sangat kecewa ya dengan hasil 0-0, tetapi yang pasti kita apresiasi pada seluruh pemain yang telah berjuang. Terutama di babak kedua, mereka bisa bermain dengan apa yang kita inginkan dan banyak peluang, tetapi tidak bisa dikonversi dengan gol,” tegasnya.
Dibalik rasa kecewanya Ansyari Lubis juga mengakui ketangguhan lini belakang Laskar Antasari yang minim kebobolan menjadi bahan evaluasi bagi para pemainnya.
“Tapi ini jadi bahan evaluasi kita ke depan bahwasannya kita juga tahu, Barito adalah tim yang paling sedikit dengan kebobolan. Mereka punya pertahanan yang sangat bagus. Mereka kompeten. Ini yang harus kita cari permasalahannya, dan pemecahannya ke depannya seperti apa,” ucap Ansyari Lubis menutup wawancara.
(pssleman.id)
