
PSSLEMAN.ID, SLEMAN – Memaksimalkan jeda kompetisi dengan menggunakan format mini pre-season diakui Pelatih Kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis terjadi kemajuan berarti dari para penggawanya. Hal ini berkaitan erat setelah memaksimalkan masa jeda kompetisi dengan program latihan intensif.
“Artinya, selama periode tersebut, tim menjalani rangkaian latihan terstruktur yang difokuskan pada peningkatan kondisi fisik, pemantapan taktik, serta penguatan kerja sama antar pemain dengan intensitas latihan yang lebih tinggi dibandingkan saat in season,” ujarnya usai latihan kebugaran fisik pada hari Senin (22/12/2025) pagi WIB.
Jeda kompetisi yang panjang ini menurut Ansyari Lubis benar-benar dimanfaatkan untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh baik secara koletif dan individu pemain. Beberapa aspek utama pun juga mendapatkan evaluasi mendetail, mulai dari organisasi permainan, transisi bertahan ke menyerang, hingga penyelesaian akhir. Hasilnya, progres terlihat dari meningkatnya pemahaman pemain terhadap konsep permainan yang diterapkan.
“Yang pasti setelah saya lihat, kondisi fisik para pemain cukup bagus karena progresnya yang luar biasa dengan intensitas latihan yang luar biasa para pemain bisa mengikuti. Sementara, para pemain yang jam bermainnya masih kurang sekarang ini sudah bisa menyatu dengan para pemain inti,” tuturnya.
“Jadi, progres latihan, progres permainan, dan progres kolektivitas sangat luar biasa. Mudah-mudahan pada pertandingan menghadapi Persipal FC (Minggu, 28 Desember 2025) bisa lebih daripada yang sekarang,” lanjut Ansyari Lubis.
Melalui program latihan intensif ini, PSS Sleman berharap kemajuan yang dicapai dapat terus berlanjut dan berdampak positif saat kompetisi kembali bergulir. Tim pun menatap laga lanjutan dengan optimisme serta kesiapan yang lebih baik.
(pssleman.id)
