Official Site PSS Sleman

PSSLEMAN.ID, SLEMAN – Pekan kelima Pegadaian Championship 2025/2026 telah bergulir, yang salah satunya akan menggelar pertandingan PSS Sleman menjamu Kendal Tornado FC yang tersaji pada hari Minggu (12/10/2025) sore WIB di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Pelatih Kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis memberikan pesan hangat dan optimisme saat hadir di sesi jumpa pers sebelum pertandingan yang berlangsung pada hari Sabtu (11/10/2025) sore di Ruang Media Stadion Maguwoharjo, Sleman.

“Yang pasti pertandingan kami pada pekan kelima ini, sangat-sangat dinantikan karena dihadiri oleh suporter secara langsung di stadion. Ini merupakan jawaban buat pemain, di mana kami bermain di hadapan suporter membahagiakan mereka untuk dapat memenangkan pertandingan,” tuturnya dengan tegas.

Meladeni tantangan Kendal Tornado FC yang sedang dalam tren positif usai meraih dua kemenangan beruntun, coach Ansyari Lubis menyebutkan bahwa persiapan para pemainnya berjalan dengan baik dalam sepekan ini.

“Kami sudah mengetahui, tim lawan trennya cukup bagus memenangkan dua pertandingan. Prinsipnya kami sudah menjalani persiapan dengan baik. Kemudian kami juga telah mengantisipasi tekad mereka memenangkan pertandingan di Sleman,” ungkap mantan pemain PSDS Deli Serdang.

“Semua pemain sudah mengerti dan paham kalau kami memenangkan pertandingan lonjakan semakin ke atas. Ini yang kami harapkan untuk pertandingan besok,” lanjutnya.

Mengenai kondisi terbaru penggawa Super Elja menghadapi pertandingan penting lawan tim dari Kendal tersebut, Ansyari Lubis menyebutkan secara umum kondisi para pemainnya siap bermain. Meskipun demikian, ia tidak memungkiri ada pemainnya yang masih menunggu hasil akhir dari official training serta rekomendasi tim medis.

“Pemain secara umum kondisinya siap bermain, walau ada salah satu pemain yang masih kami pantau kondisi terakhirnya setelah official training, jika dia bagus tidak ada masalah bisa kami turunkan. Mengenai Jajang, dari kemarin sudah jelas mengikuti latihan tetapi masih menjalani latihan terpisah. Mudah-mudahan tim dokter bisa memberikan input yang lebih baik dan menganalisa bisa diturunkan atau tidak. Pastinya, semua pemain harus fokus, bertanggungjawab dan jaga kolektivitas permainan,” tandasnya.

(pssleman.id)