
PSSLEMAN.ID, SIDOARJO – Semangat pantang menyerah diperlihatkan penggawa PSS Sleman U18 saat menghadapi tuan rumah Deltras FC U18 pada pertandingan Grup C Elite Pro Academy (EPA) One 2026/2027 di Lapangan Deltras FC Akademi, Buduran, Sidoarjo, Sabtu (10/10/2026). Sempat tertinggal dua gol, Laskar Sembada Muda berhasil memaksa tim tuan rumah bermain imbang di detik-detik akhir pertandingan melalui gol penyama kedudukan Alfathur Arrum Fadlillah pada menit ke-90. Sebelumnya, ia sempat memperkecil margin gol pada menit ke-69.
Dramatis di Akhir Pertandingan
Bermain di babak pertama, tim tuan rumah bermain menekan dengan melakukan tusukan-tusukan di sisi kiri pertahanan PSS Sleman U18. Merespon situasi ini, Coach Adityas Budi Santoso melakukan rotasi pemain pada menit ke-21 dengan menarik keluar Dzulfikar Xeva Adiansyah serta memasukan Lucky Anggara Prasetya. Usaha ini pun belum maksimal memperkuat lini pertahanan PSS Sleman U18. Situasi yang terjadi, Deltras FC U18 berhasil membuat keunggulan satu gol melalui Achmad Risky Millo Afianto pada menit ke-36. Gol ini pun memberikan kemenangan sementara saat babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, pergantian pemain dilakukan PSS Sleman U18 dengan memasukan lima pemain salah satunya Alfathur Arrum Fadlillah. Keputusan memainkan pemain bernomor punggung 147 menjadi pembeda bagi jalannya permainan bagi tim lawan. Namun, kontribusi Alfathur tidak serta merta langsung memberikan kontribusi. Malah seballiknya, tim tuan rumah kembali mencetak gol keunggulan melalui pemain yang sama (Achmad Risky Millo Afianto) pada menit ke-55.
Tertinggal 0-2, PSS Sleman U18 berusaha meningkatkan permainan untuk mengejar ketertinggalan. Semangat juang pantang menyerah diperlihatkan anak-anak muda Sleman dengan permainan taktis, alhasil upaya tersebut membuahkan gol menit ke-69 oleh Alfathur Arrum Fadlillah sekaligus memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2. Ketika pertandingan memasuki tambahan waktu, lagi-lagi Alfathur mencetak gol keduanya pada menit ke-90+6’ untuk memastikan PSS Sleman U18 meraih satu poin setelah mengakhiri pertandingan dengan skor imbang 2-2.
Puji Semangat Juang dan Berikan Evaluasi
Pelatih Kepala PSS Sleman U18, Adityas Budi Santoso, mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang terus berusaha hingga pertandingan berakhir. Meski demikian, ia menegaskan masih ada sejumlah aspek yang perlu dibenahi menjelang pertandingan hari kedua.
“Puji syukur Alhamdulillah, untuk pertandingan hari ini. Apresiasi kepada para pemain yang terus berjuang hingga akhir pertandingan. Mentalitas pantang menyerah ini penting. Di sisi lain, kami juga harus mengevaluasi kekurangan agar tim bisa tampil lebih baik pada pertandingan hari kedua,” ujar Coach Adit.
Menurutnya, semangat juang yang ditunjukkan para pemain menjadi modal positif untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Namun, PSS U18 tetap perlu menjaga fokus dan disiplin agar mampu tampil lebih baik.
“Ini menjadi modal positif untuk pertandingan besok. Kami harus menjaga semangat, meningkatkan fokus dan disiplin, serta memperbaiki kesalahan. Yang terpenting, pemain harus tetap percaya diri dan berjuang maksimal untuk meraih kemenangan,” tutupnya.
Hasil imbang ini menjadi bekal bagi PSS U18 untuk melanjutkan perjuangan di Grup C EPA One 2026/2027. Dengan semangat pantang menyerah yang telah ditunjukkan, skuad Super Elang Jawa Muda diharapkan mampu memperbaiki kekurangan dan membidik hasil maksimal pada pertandingan hari kedua.
(pssleman.id)
