
PSSLEMAN.ID, SLEMAN – Kewaspadaan tinggi menjadi salah satu aspek penting bagi PSS Sleman menghadapi laga tandang kontra Persiba Balikpapan yang tersaji pada lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026 pekan ke-26 pada hari Minggu (26/4/2026) malam mendatang.
Pelatih Kepala, Ansyari Lubis menilai Persiba Balikpapan tetap menjadi lawan sulit meski belum meraih hasil maksimal, terutama karena pertahanan mereka yang solid. Hal itu tercermin dari tren pertandingan mereka yang banyak berakhir imbang serta kekalahan tipis, sebuah indikator bahwa lini pertahanan Persiba cukup kuat untuk meredam tekanan lawan.
“Kita tahu, di bawah kepemimpinan Coach Leo Tupamahu, mereka menampilkan permainan yang militan. Itu yang harus kita antisipasi,” jelasnya di Lapangan Pakembinangun pada hari Kamis (23/4/2026) sore WIB.
Dengan tegas, dia menginstruksikan para pemainnya untuk bermain lebih ngotot pasalnya Persiba saat ini memiliki motivasi tinggi untuk lepas dari degradasi. Situasi ini menurutnya menjadi pemicu tambahan untuk tampil habis-habisan demi memperbaiki posisi mereka di klasemen.
“Biar bagaimanapun itu yang harus kita antisipasi, karena mereka juga mau keluar dari zona degradasi,” katanya.
Dalam situasi seperti ini, PSS harus mampu mengontrol permainan dan tidak membiarkan Persiba mendominasi intensitas pertandingan. Menurutnya, kunci utama adalah keberanian untuk menekan sejak awal dan tidak memberi ruang bagi lawan berkembang.
“Ketika mereka bermain dengan motivasi dan intensitas yang tinggi, kita juga harus lebih dari mereka. Dan kita jangan mau ditekan, harus kita yang menekan mereka. Jadi salah satu kuncinya, semua pemain harus mau kerja keras dan berkorban. Ketika kita tidak dengan bola, kita harus sama-sama untuk secepatnya merebut bola,” ungkap Ansyari Lubis.
Dengan persiapan yang matang, PSS diharapkan mampu tampil lebih agresif dan efektif, sekaligus menjaga fokus sepanjang laga agar tidak terjebak dalam permainan keras dan rapat yang akan ditampilkan Persiba.
(pssleman.id)
