Official Site PSS Sleman

PSSLEMAN.ID, BEKASI – Membuka persaingan di Grup Y Babak 8 Besar EPA Championship U19 2026, pasukan muda PSS Sleman menuai hasil imbang 2-2 dengan tuan rumah Adhyaksa FC Banten. Duel sengit kedua tim ini tersaji pada hari Rabu (6/5/2026) siang di Lapangan B Garudayaksa FA, Bekasi, Jawa Barat.

Bertindak sebagai tim tamu, PSS berhasil menutup babak pertama dengan keunggulan 0-1 lewat gol yang dicetak Albert Theo Wicaksono pada menit ke-43. Gol tersebut menjadi modal penting bagi PSS untuk menjaga kepercayaan diri dan mengontrol jalannya pertandingan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung semakin ketat dengan intensitas tinggi dari kedua tim. Tuan rumah meningkatkan tekanan dan mencoba mengejar ketertinggalan, sementara PSS berusaha mempertahankan keunggulan sekaligus mencari peluang tambahan.

Persaingan kedua tim memuncak pada menit ke-79 ketika Yohanes Yapagaimu berhasil mencetak gol penyama kedudukan, sehingga skor berubah menjadi 1:1. Kedudukan imbang ini pun direspon skuad muda Laskar Sembada dengan melakukan tekanan kuat ke lini belakang tuan rumah. Serangan yang terus bergulir ke gawang lawan pun menghasilkan keunggulan bagi PSS melalui Aryo Putro Adi Nugroho (87′). Skor 1:2 untuk keunggulan PSS.

Tertinggal kembali, Adhyaksa FC Banten mengambil inisiatif serangan bergelombang ke gawang Lukman Adi Nugroho. Serangan demi serangan yang berhasil menusuk jantung pertahanan PSS akhirnya berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Dzuel Fahri Aziz (90+7’). Skor 2:2 menjadi hasil akhir pertandingan ini.

Pelatih Kepala, Anang Hadisaputra, membagikan sudut pandangnya terkait hasil imbang yang diraih tim besutannya. Ia menilai pertandingan berjalan cukup kompetitif dengan intensitas tinggi, di mana para pemain sudah berusaha menjalankan instruksi dengan baik.

“Pertandingan hari ini berjalan cukup seru. Kami sempat unggul terlebih dahulu, lalu kedua tim saling berbalas gol. Mungkin kami sedikit lengah pada babak kedua, terutama di menit-menit akhir masa injury time. Akhirnya kami kebobolan, dan itu menjadi poin penting untuk evaluasi ke depan. Karena beberapa kali kita match, di menit-menit akhir kita saling kebobolan,” ujarnya, usai laga.

Anang menegaskan bahwa hasil ini akan menjadi bahan evaluasi penting bagi tim pelatih untuk meningkatkan performa pada pertandingan berikutnya. Ia juga mengapresiasi perjuangan para pemain yang tetap disiplin menjalankan instruksi meski menghadapi tekanan dari lawan.

“Untuk di babak pertama kita cukup baik, anak-anak menjalankan instruksi dengan baik. Tapi setelah bapak kedua di awal kita mendapatkan kartu merah, mungkin ada sedikit perubahan ritme bermain kita,” tutup Anang.

Pada pertandingan lain di Grup Y, Persiku Kudus meraih kemenangan 4-2 atas Persipura. Hasil tersebut membawa Persiku ke puncak klasemen sementara. Sedangkan, Adhyaksa FC dan PSS berada di posisi kedua dan ketiga dengan koleksi satu poin. Adapun Persipura harus puas menempati posisi juru kunci pada pekan pertama Babak 8 Besar Grup Y.

(pssleman.id)