Official Site PSS Sleman

PSSLEMAN.ID, SURAKARTA – Penggawa PSS Sleman U17 meraih kemenangan dari Persebri Batanghari U17 yang berlangsung di Lapangan Sriwaru Surakarta pada hari Kamis (11/9/2025) pagi WIB membawa langkah ke babak perempat final putaran nasional Piala Soeratin 2025.  Kepastian ini didapat setelah perjuangan keras para penggawa muda Laskar Sembada tampil penuh semangat di laga penting meskipun meraih kemenangan tipis 1-0 melaui gol Shafa Badar Najasi (49’).

Pelatih Kepala PSS Sleman U17 menegaskan bahwa capaian ini buah dari kerja keras dalam latihan serta komitmen pemain untuk meraih kemenangan di laga ini. Diakuinya para pemainnya di babak pertama kesulitan membongkar pertahanan tim lawan.

“Persebri cukup solid dengan empat bek mereka yang tidak mudah terpancing permainan lawan, dan mereka menjaga sangat rapat. Kami akui di babak pertama mengalami kesulitan menembus pertahanan mereka meskipun demikan mendapatkan beberapa peluang yang tercipta namun mereka bisa mengatasi,” kata Fajar Subekti memberikan pandangannya setelah laga.

“Alhamdulillah, anak-anak tidak kehilangan intensitas bermainnya sehingga tetap bisa menguasai jalannya pertandingan. Itulah yang membuat saya optimis bisa meraih kemenangan dari laga ini,” imbuhnya.

Keberhasilan menembus putaran nasional perempat final Piala Soeratin 2025 menjadi bukti kerja keras serta komitmen pemain ketika diberikan kesempatan bermain oleh tim pelatih. Menurut sang pelatih para pemain bermain solid menggalang lini pertahanannya, dan jarak antar lini cukup rapi.

“Oleh sebab itu di babak kedua kami bisa mengontrol laga dan mencetak gol kemenangan. Sampai akhir laga anak-anak fokus, bermain solid dan akhirnya mempertahankan keunggulan hingga akhir laga,” ungkapnya.

Meski demikian bagi Fajar Subekti perjalanan masih panjang dan tantangan ke depan akan semakin berat. Para pemain diminta tetap fokus, menjaga mental bertanding, serta terus meningkatkan kualitas permainan agar bisa melangkah lebih jauh.

“Ini menjadi pembelajaran bahwa semua pemain yang masuk tim itu harus siap ketika diberikan kesempatan bermain. Hal ini mempermudah saya memilih pemain untuk masuk starting line-up. Jangan sampai ketika mendapatkan kesempatan malah tidak perform,” tandas Fajar Subekti.

(pssleman.id)