
PSSLEMAN.ID, GUNUNGKIDUL – Kerja keras dengan determinasi tinggi para penggawa PSS Sleman U17 berhasil memastikan satu tiket babak final Piala Soeratin DIY 2025 setelah meraih kemenangan penting atas Persiba Bantul U17 dengan skor 4-1. Laga semifinal yang digelar di Stadion Gelora Handayani, Wonosari pada hari Selasa (19/8/2025) siang menjadi saksi ketenangan anak asuh Coach Fajar Subekti dalam merespon ketertinggalan yang berakhir dengan kemenangan meyakinkan.
Sejak peluit awal dibunyikan, penggawa muda Laskar Sembada tampil penuh semangat dan percaya diri. Mereka mampu menguasai jalannya pertandingan dengan pressing ketat serta serangan cepat yang merepotkan pertahanan Persiba. Namun sempat terjadi situasi yang ironis, melalui serangan balik tim tamu malah berhasil unggul terlebih dahulu melalui tendangan penalti pada menit ke-20.
Meskipun demikian, skuad PSS Sleman U17 mencoba bangkit dengan bermain lebih tenang serta menajamkan serangan yang lebih matang. Alhasil, satu gol penyama kedudukan lahir dari kaki Maftuh Dhuha (26’) usai mengkonversi umpan dari serangan sayap.
Satu gol penyama kedudukan menjadi pembuka kran gol bagi tim besutan Fajar Subekti. Setelahnya dua gol kembali tercipta melalui Farrel Luckyta Widodo (29’, GTP 44’). Babak pertama usai ditutup dengan skor 3-1 untuk keunggulan PSS Sleman U17.
“Pada laga tadi anak-anak cukup sabar beradaptasi dengan kondisi lapangan, dan tim lawan yang belum pernah ketemu. Puji syukur alhamdulillah, merespon ketinggalan satu gol dengan bagus hingga bisa comeback dengan keunggulan tiga gol di babak pertama,” ungkapnya seusai laga di Stadion Gelora Handayani.
Melalui sudut pandanganya, Fajar Subekti menilai awal babak pertama para pemainnya masih banyak salah mengambil keputusan. Namun secara perlahan mereka bisa tune in lagi dan bisa mencetak tiga gol di babak pertama.
“Intinnya mereka benar-benar menjalankan sistem permainan yang saya bangun, dan mereka sangat memahami itu dan anak-anak sangat bagus bermain,” lanjutnya.
Memulai babak kedua, pria kolektor batu akik ini langsung melakukan pergantian tiga pemain hal ini dilakukan untuk menjaga intensitas permainan meskipun unggul dengan margin tiga gol di babak pertama.
“Babak kedua kami mendapatkan banyak peluang kurang lebih ada enam hingga tujuh, sayang hanya mendapatkan satu gol. Hal ini tentu saja menjadi catatan kami untuk melakukan evaluasi di sesi latihan di babak final pada hari Sabtu (23/8/2025) sore,” pungkas Fajar Subekti.
Pada babak kedua ini pasukan muda Laskar Sembada menambah satu gol melalui Bramantyo Wahyu (64’) melalui skema open play setelah mendapatkan umpan matang dari Gibraltar di area kotak enambelas Persiba Bantul U17.
(pssleman.id)
