
PSSLEMAN.ID, SLEMAN – Menjamu PSGC Ciamis menjadi langkah awal PSS Sleman mengarungi persaingan Grup F I.League Cup 2026/2027. Pertandingan ini sekaligus menandai debut Super Elang Jawa di turnamen tersebut, dengan tekad mengawali kiprah dengan hasil positif di Stadion Maguwoharjo, Rabu (04/11/2026) sore WIB.
Dengan bergulirnya turnamen tersebut, Pelatih Kepala PSS Sleman, Pieter Huistra mengakui menjadi pengalaman barunya selama berkarier di sepak bola Indonesia. Pelatih asal Belanda memberikan sambutan positif kehadiran turnamen pendamping tersebut meskipun berlangsung di tengah padatnya pertandingan BRI Super League 2026/2027.
“Menurut saya, menarik untuk memiliki turnamen piala di Indonesia. Tentu saja, dua pertandingan pertama berlangsung di tengah jadwal yang sangat padat bagi kami. Kami baru saja kembali dari Bogor setelah menghadapi Garudayaksa, dan sekarang harus kembali bertanding besok. Jadi, mari kita jalani pertandingan ini,” ujarnya di sesi jumpa pers H-1 pertandingan, Selasa (04/11/2026) siang di Ruang Media Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Tiga Pemain Asing PSS di I.League Cup 2026/2027
Untuk melakoni dua pertandingan Grup F I.League Cup, Pieter Huistra telah menetapkan tiga pemain asing yang akan mengisi kuota pendaftaran pemain asing PSS Sleman. Ketiga pemain tersebut adalah Lucão, Stefan Ashsovski, dan Gustavo Tocantins.
“Dengan demikian, ketiga pemain tersebut menjadi pilihan mengisi kuota pemain asing sekaligus memenuhi ketentuan registrasi pemain yang berlaku sehingga dapat memperkuat tim dalam dua pertandingan awal ILeague Cup 2026/2027,” ungkapnya
Keputusan tersebut menjadi bagian dari strategi tim pelatih dalam menyusun komposisi skuad di tengah padatnya agenda pertandingan sepanjang November. Selain menjaga kebugaran pemain, kehadiran tiga pemain asing senior itu diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih bagi tim, tidak hanya melalui pengalaman dan kualitas permainan, tetapi juga dengan membimbing serta menjadi teladan bagi para pemain muda.
Rotasi Pemain dan Tampilkan Potensi
Di sisi lain, pertandingan ini juga menjadi kesempatan bagi jajaran pelatih untuk melihat lebih jauh kemampuan dan kualitas pemain yang selama ini belum banyak mendapatkan menit bermain. Melalui kesempatan tersebut, mereka diharapkan mampu menunjukkan potensi, menjaga ritme permainan, sekaligus membuktikan kesiapan untuk bersaing mendapatkan tempat dalam komposisi utama tim.
“Pertandingan ini juga menjadi kesempatan bagus bagi kami untuk melihat kemampuan para pemain yang belum banyak mendapatkan menit bermain. Kami masih memiliki pemain-pemain berkualitas yang belum terlalu sering tampil,” jelasnya.
Selain itu, Markus Madjar sebagai pemain baru juga berpeluang menunjukkan kemampuannya. Pelatih kelahiran Groningen ini berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan dirinya dan para pemain lain untuk memperlihatkan kualitas sekaligus memberikan kontribusi bagi tim.
Dengan pendekatan tersebut, pertandingan melawan PSGC Ciamis tidak hanya menjadi bagian dari persaingan di Grup F, tetapi juga kesempatan bagi PSS Sleman untuk menjaga kebugaran skuad sekaligus mengevaluasi potensi pemain di tengah padatnya jadwal kompetisi.
(pssleman.id)
