
PSSLEMAN.ID, SURAKARTA – Kiprah PSS Sleman U17 di putaran nasional Piala Soeratin 2025 hanya mencapai babak 8 besar usai takluk dari tim tamu Persika Karanganyar U17 0-2 yang berlangsung di Stadion UNS pada hari Sabtu (13/9/2025) pagi WIB. Bertindak sebagai tuan rumah pada laga ini, skuad muda Laskar Sembada gagal melanjutkan penampilan impresif yang sebelumnya mereka tunjukkan di fase grup putaran nasional.
Kombinasi pressing ketat, kecepatan lini sayap, dan organisasi permainan yang rapi membuat mereka mampu menyingkirkan lawan-lawannya. Namun, saat berhadapan dengan Persika Karanganyar U17 justru antiklimaks. Kesalahan dalam koordinasi bertahan, menjadi celah yang dimanfaatkan lawan untuk mencetak keunggulan. Dua gol yang bersarang ke gawang PSS Sleman U17, semuanya terjadi dari skema sepak pojok yang menandakan belum adanya konsistensi dan fokus pada jalannya laga.
Meski sempat memberikan perlawanan, upaya PSS U17 untuk bangkit tidak membuahkan hasil maksimal. Penyelesaian akhir yang terburu-buru dan kurangnya ketenangan di momen krusial membuat mereka gagal membalikkan keadaan. Hasil ini memaksa langkah skuad muda Laskar Sembada terhenti di babak delapan besar dan harus puas tanpa tiket semifinal.
Pelatih PSS U17 tetap memberikan apresiasi penuh terhadap perjuangan anak asuhnya. Ia menekankan bahwa perjalanan ini menjadi pengalaman berharga sekaligus pelajaran penting bagi pemain muda agar terus berkembang ke level yang lebih tinggi.
“Kegagalan di perempat final memang mengecewakan, namun perjuangan anak-anak di Piala Soeratin 2025 dari fase regional hinggal putaran nasional tetap menunjukkan potensi besar yang dimiliki pemain muda PSS Sleman. Dengan evaluasi menyeluruh dan pembenahan di berbagai aspek, asa untuk meraih prestasi lebih baik di masa mendatang masih terbuka lebar,” ungkap Fajar Subakti.
(pssleman.id)
