Official Site PSS Sleman

PSSLEMAN.ID, SLEMAN – PSS Sleman dihadapkan pada dua pertandingan tandang beruntun di Jawa Timur dalam lanjutan BRI Super League 2026/2027. Super Elang Jawa akan lebih dahulu menantang Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (18/10/2026), sebelum melanjutkan perjalanan ke Stadion Brawijaya untuk menghadapi Persik Kediri, Kamis (22/10/2026).

Jarak waktu yang hanya berselang empat hari membuat pengelolaan kebugaran pemain menjadi salah satu perhatian utama tim pelatih. Untuk menyiasati padatnya agenda tersebut, PSS memilih menetap di Surabaya setelah menghadapi Persebaya sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kediri.

Langkah ini diharapkan dapat memangkas waktu perjalanan sekaligus memberikan kesempatan lebih optimal bagi para pemain untuk menjalani pemulihan di antara dua pertandingan.

Pelatih Kepala PSS Sleman, Pieter Huistra, menegaskan bahwa persiapan menghadapi jadwal padat perlu dilakukan sejak dini. Menurutnya, tim harus membangun kebiasaan profesional agar mampu menjaga performa di tengah intensitas kompetisi yang semakin tinggi.

“Itu penting. Kami harus bersikap profesional. Itulah alasan kami tetap berada di Surabaya. Kami sudah tahu bahwa ke depannya akan ada banyak pekan dengan dua pertandingan dalam seminggu, sehingga kami harus mempersiapkan diri menghadapi situasi tersebut,” ujar Huistra saat ditemui di Omah PSS, Jumat (16/10/2026) sore, sebelum bertolak menuju Surabaya.

Tantangan PSS diperkirakan semakin besar seiring bertambahnya agenda kompetisi. Selain menjalani pertandingan reguler Super League, tim juga akan menghadapi Piala Liga yang dijadwalkan mulai bergulir pada November. Sementara itu, Desember diprediksi menjadi periode dengan intensitas pertandingan yang tinggi.

“Piala Liga akan dimulai pada November dan itu menjadi tambahan beban. Kemudian, Desember akan sangat padat, dengan enam atau tujuh pertandingan. Jadwalnya benar-benar padat,” imbuh pelatih asal Belanda tersebut.

Di tengah agenda yang semakin rapat, kesiapan pemain tak hanya ditentukan oleh program latihan di lapangan. Pola istirahat, asupan nutrisi, serta pemulihan setelah pertandingan juga menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi fisik sepanjang musim.

Dengan persiapan yang terukur, PSS berupaya menjaga kebugaran skuad sekaligus mempertahankan daya saing saat menjalani dua laga tandang dalam rentang waktu berdekatan.

(pssleman.id)