
PSSLEMAN.ID, SLEMAN – Kemenangan penting baru saja diraih PSS Sleman usai berhasil meredam perlawanan sengit dari Persiku Kudus pada lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026 pada pekan ke-25. Bermain di hadapan publik Stadion Maguwoharjo pada hari Senin (20/4/2026) malam waktu setempat, pasukan Laskar Sembada harus berjibaku meredam tekanan tinggi yang diberikan Tim Macan Muria sepanjang pertandingan ini.
Dua gol kemenangan PSS tercipta melalui dua sundulan dari Frédéric Injaï tercipta pada babak pertama menit ke-40. Kemudian Gustavo Tocantins ikut mencetak gol pada babak kedua menit ke-54. Sementara satu gol hiburan Persiku hadir dari situasi tendangan bebas yang berhasil dieksekusi dengan baik oleh Caique Silvio Souza Da Silva (49′).
Raihan tiga poin ini mendapat apresiasi tinggi dari Pelatih Kepala Ansyari Lubis dalam jumpa pers usai pertandingan. Ia mengakui kemenangan tersebut diraih lewat perjuangan berat, terutama pada babak pertama saat Persiku tampil disiplin dengan menerapkan skema lima bek.
Meski mendapat tekanan dari pertahanan rapat lawan, Ansyari memuji kerja keras para pemainnya yang tetap fokus dan mampu menjalankan instruksi hingga akhirnya mengamankan kemenangan.
“Bukan berarti kami mengalami kesulitan besar, tetapi Persiku memang bermain dengan lima bek sehingga pertahanan mereka sangat rapat. Namun dalam sepak bola modern, situasi set piece sudah menjadi tren dan itu yang akhirnya bisa kami manfaatkan,” ucapnya.
Meskipun meraih kemenangan, bukan berarti pada pertandingan tersebut penggawa Laskar Sembada bebas dari catatan evaluasi yang menjadi concern bagi tim pelatih. Pelatih kelahiran Tebingtinggi ini mengakui PSS tidak bermain efektif dalam memanafaatkan beberapa peluang gol.
“Sebenarnya kami memiliki banyak peluang, hanya saja tidak mampu mengonversinya menjadi gol. Hal tersebut membuat energi yang kami keluarkan menjadi lebih banyak dan cukup menguras tenaga,” tutur Ansyari Lubis.
Selain itu, dia juga menyebutkan bahwa tim besutannya masih banyak catatan dalam aspek mengatur ritme permainan. Melalui sudut pandangnya, PSS masih perlu melakukan evaluasi kapan harus bermain cepat dan kapan harus melakukan pressing.
“Hal-hal inilah yang perlu kami perbaiki lagi untuk pertandingan berikutnya,” pungkasnya.
(pssleman.id)
