Official Site PSS Sleman

PSSLEMAN.ID, BOGOR – Menghadapi Garudayaksa FC, Pelatih Kepala Pieter Huistra, menekankan pentingnya kolektivitas PSS Sleman menjalani pertandingan tersebut. Membagikan sudut pandangnya, aspek taktik dan kerja sama antarpemain menjadi faktor penting untuk bersaing di kompetisi BRI Super League 2026/2027.

Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 WIB pada Pekan Kedelapan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Minggu (1/11/2026) malam, menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk memperbaiki posisi di papan klasemen.

Menghadapi situasi tersebut, ia menegaskan bahwa persiapan PSS Sleman tidak jauh berbeda dengan pertandingan sebelumnya. Tim pelatih berupaya mengumpulkan informasi sebanyak mungkin mengenai kekuatan dan karakter permainan lawan untuk kemudian diterapkan dalam sesi latihan.

“Kami melakukan persiapan dengan cara yang sama seperti ketika menghadapi tim-tim lainnya. Kami berusaha mengumpulkan sebanyak mungkin informasi dan pengetahuan mengenai lawan. Informasi tersebut kemudian kami manfaatkan dalam sesi latihan untuk meningkatkan kualitas tim,” jelas Pieter Huistra.

Selain mempelajari karakteristik permainan lawan, pelatih asal Belanda menaruh perhatian terhadap pengembangan kemampuan individu pemain dan kualitas tim secara keseluruhan. Baginya, keseimbangan kedua aspek tersebut menjadi kebutuhan penting dalam menghadapi persaingan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Ia kemudian menyoroti perbedaan tuntutan permainan antara kompetisi Championship dan Super League. Menurutnya, kualitas individu pemain memang memiliki peran penting, tetapi tidak cukup untuk membawa tim bersaing tanpa didukung pemahaman taktik dan kerja sama yang solid.

“Cleberson sebelumnya sudah menyampaikan bahwa aspek taktik jauh lebih penting di Super League dibandingkan Championship. Di Championship, bisa lebih mengandalkan kualitas individu. Namun, di Super League, membutuhkan kerja sama sebagai sebuah tim,” pungkasnya.

Melalui persiapan tersebut, PSS berupaya membangun permainan yang lebih terorganisasi dengan mengedepankan disiplin taktik dan kerja sama antarpemain. Kolektivitas dan kekompakan tim pun menjadi modal penting bagi Super Elang Jawa untuk menghadapi tekanan Garudayaksa FC sekaligus memperjuangkan raihan tiga poin di Stadion Pakansari.

(pssleman.id)