
PSSLEMAN.ID, SLEMAN – Frédéric Injaï memiliki motivasi tersendiri saat PSS Sleman menghadapi Garudayaksa FC pada pekan kedelapan BRI Super League 2026/2027, Minggu (1/11/2026) malam. Bertanding di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, laga ini menjadi kesempatan baginya untuk membalas kekalahan dari Garudayaksa FC pada partai final Champions League musim lalu.
Hasil pertandingan final tersebut masih menjadi pengalaman yang ingin ditebus oleh pemain asal Prancis ini. Karena itu, pertemuan kali ini tidak hanya menjadi kesempatan bagi PSS untuk mengamankan poin, tetapi juga memiliki arti personal bagi Injaï.
“Pertandingan melawan mereka merupakan kesempatan saya membalas kekalahan. Tahun lalu, kami kalah dari mereka di pertandingan final. Karena itu, saya memiliki motivasi tersendiri untuk bisa menang atas mereka kali ini,” ungkapnya sebelum bertolak ke Bogor, Sabtu (31/10/2026) pagi
Ia menyadari pertandingan tersebut mungkin memiliki arti berbeda bagi setiap pemain. Tidak semua penggawa PSS Sleman saat ini turut merasakan kekalahan pada partai final musim lalu. Meski demikian, pengalaman tersebut menjadi dorongan pribadi baginya untuk memberikan penampilan terbaik dan membantu tim meraih kemenangan.
“Bagi pemain lain yang tidak berkesempatan tampil di final tahun lalu, mungkin pertandingan ini memiliki makna yang berbeda. Namun, bagi saya pribadi, ini seperti kesempatan untuk membalas kekalahan tersebut,” lanjutnya.
Di sisi lain, Injaï mengakui kondisi kebugarannya belum sepenuhnya pulih. Setelah cukup lama absen dari atmosfer pertandingan, ia masih membutuhkan waktu untuk mengembalikan kondisi fisik ke level terbaik.
Menurutnya, proses tersebut harus dijalani secara bertahap melalui kesempatan bermain dan penambahan menit bertanding. Ia berharap ritme pertandingan dapat membantunya kembali mencapai kondisi kebugaran 100 persen.
“Kondisi fisik saya belum mencapai 100 persen. Itu wajar karena sudah sangat lama saya tidak bermain. Saya masih membutuhkan waktu untuk memulihkan kondisi terbaik dengan menjalani pertandingan secara bertahap, hingga akhirnya bisa kembali mencapai 100 persen kebugaran,” jelasnya.
Meski masih berupaya mengembalikan kebugaran secara optimal, Injaï tetap menyimpan ambisi besar untuk pertandingan mendatang. Ia berharap dapat memberikan kontribusi maksimal bagi Super Elang Jawa sekaligus membawa pulang hasil positif dari Bogor.
(pssleman.id)
