
PSSLEMAN.ID, KEDIRI – Daya juang tinggi diperlihatkan penggawa PSS Sleman U18 saat bertanding kontra Persik Kediri U18 pada Pekan Ketujuh Grup C Elite Pro Academy (EPA) One 2026/2027 di Kediri Soccer Field, Kota Kediri, Jawa Timur, Sabtu (24/10/2026) pagi. Sempat tertinggal dua kali, tim polesan Adityas Budi Santoso berhasil memaksakan hasil imbang 2-2 melalui Afrizal Asta Nurdian (15’) dan Ahmad Arya Arsyafin (74’).
Pertandingan berjalan dengan intensitas tinggi tersaji secara dramatis saat kedua tim bertempur di atas lapangan hijau. Keseruan pertandingan kedua tim dimulai saat tim tuan rumah berhasil mencetak gol cepat pada babak pertama berjalan satu menit melalui gol Febrian Dion Yordan Waiki. Gol tersebut membuat tim tamu harus segera merespons tekanan tuan rumah untuk mengejar ketertinggalan.
Upaya demi upaya menyamakan kedudukan akhirnya berbuah manis saat pertandingan memasuki menit ke-15. Afrizal Asta Nurdian mencetak gol penyeimbang yang mengubah kedudukan menjadi 1-1. Namun, euforia gol penyama kedudukan tersebut tak bertahan lama. Tim tuan rumah kembali menemukan celah di lini belakang tim lawan, mereka kembali unggul pada menit ke-35 melalui Rio Dy Messi. Skor 2-1 untuk keunggulan tuan rumah bertahan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, tim pelatih PSS Sleman U18 melakukan enam pergantian pemain sekaligus sebelum permainan dimulai kembali. Perubahan tersebut menjadi bagian dari upaya tim untuk meningkatkan permainan dan mengejar ketertinggalan. Pergantian pemain berikutnya dilakukan pada menit ke-61.
PSS Sleman U18 terus berupaya menyamakan kedudukan hingga akhirnya Ahmad Arya Arsyafin mencetak gol pada menit ke-74. Gol tersebut mengubah skor menjadi 2-2 sekaligus menjaga peluang skuad muda Super Elang Jawa membawa pulang hasil positif dari tim tuan rumah di pertandingan kedua.
Kedua tim terus berusaha mencari gol tambahan, tetapi tidak ada gol lain yang tercipta hingga peluit panjang dibunyikan. Pertandingan pun berakhir imbang 2-2 setelah kedua tim saling mengejar keunggulan sepanjang laga.
Hasil ini menjadi bahan evaluasi bagi PSS Sleman U18, terutama dalam menjaga fokus dan konsentrasi sejak awal pertandingan. Tim pelatih menekankan pentingnya menjalankan instruksi dengan disiplin selama laga berlangsung.
“Terpecahnya konsentrasi menjadi penyebab tim kebobolan gol cepat, sehingga aspek tersebut perlu diperbaiki agar para pemain mampu menjaga kestabilan permainan sepanjang pertandingan berikutnya,” pungkas Adityas Budi Santoso.
Dengan hasil imbang in i, PSS Sleman U18 diharapkan terus memperbaiki kekurangan yang ada pada pertandingan berikutnya pada hari Minggu (25/10/2026) siang yang berlangsung di Kediri Soccer Field, Kota Kediri, Jawa Timur. Fokus, disiplin, dan konsistensi sejak menit awal akan menjadi kunci bagi skuad muda Super Elang Jawa meraih hasil yang lebih baik di pertandinga hari ini.
(pssleman.id)
