Official Site PSS Sleman

PSSLEMAN.ID, SLEMAN – Dua puluh tahun adalah bentang masa yang panjang bagi seorang manusia. Di dalamnya terdapat dinamika kehidupan yang tumbuh-berkembang dengan perputaran waktu; hari yang terus berganti serta tantangan hidup datang dan pergi.

Namun, justru tempaan hal tersebut membentuk akar yang kuat dan memperdalam kecintaan seseorang seseorang yang tak tergoyahkan terhadap tim sepak bola kebanggaannya.

Rasa cinta seorang suporter sepak bola kepada klub kebanggaannya memang tak mengenal jarak dan tak lekang oleh waktu. Hal inilah yang ditunjukkan oleh Agus Setiawan, pendukung setia PSS Sleman asal Dusun Kasuran Wetan, Margomulyo, Seyegan, Kabupaten Sleman.

Demi memberikan dukungan langsung kepada Super Elang Jawa yang melakoni pertandingan tandang melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, ia rela menempuh perjalanan seorang diri.

Menggunakan kereta api dari Stasiun Tugu Yogyakarta, Agus tiba di Surabaya pada Minggu (18/10/2026) pagi waktu setempat. Meskipun melakukan perjalanan seorang diri tanpa rombongan besar, semangatnya untuk mendukung PSS Sleman pada laga tandang ini tak sedikit pun surut.

Dua Dekade Mengawal Super Elang Jawa
Kesetiaannya mendukung PSS Sleman telah tumbuh sejak kecil. Baginya, mendukung PSS bukan sekadar hobi sesaat, melainkan komitmen panjang yang telah mengakar selama bertahun-tahun.

“Saya mendukung PSS Sleman sejak masih duduk di bangku sekolah dasar (SD). Jadi, jika dihitung-hitung, sudah sekitar 20 tahun saya setia mendukung PSS,” ujar Agus saat ditemui di Surabaya.

Perjalanan panjang mendampingi klub kebanggaannya selama dua dekade membentuk optimisme kuat dalam dirinya. Menjelang duel di Gelora Bung Tomo, Agus meyakini anak Super Elja mampu membawa pulang poin penuh dari markas lawan.

“Insyaallah PSS bisa menang tipis. Prediksi saya, skor 2-1 untuk kemenangan PSS,” ucapnya penuh optimisme.

Harapan Menuju Papan Atas Klasemen
Perjalanan antarkota demi hadir langsung di tribun tandang tentu diiringi doa serta harapan besar bagi masa depan tim. Agus berharap hasil positif di Surabaya bisa menjadi batu pijakan bagi PSS Sleman untuk terus merangkak naik dalam persaingan liga.

“Semoga PSS selalu meraih kemenangan di setiap pertandingan. Harapan terbesar saya, PSS Sleman bisa terus konsisten dan masuk ke jajaran papan atas klasemen liga,” pungkasnya.

Kisah Agus Setiawan menjadi gambaran nyata bagaimana semangat para pendukung turut mengiringi perjuangan PSS Sleman di mana pun mereka bertanding.

(pssleman.id)